Pada usia 19 tahun 6 hari, Lamine Yamal telah menorehkan namanya dalam buku sejarah sepak bola. Bintang muda timnas Spanyol itu menjadi remaja pertama yang berhasil memenangkan Piala Eropa dan Piala Dunia, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai siapa pun sebelumnya.
Yamal mengawali puncak kariernya di Euro 2024 di Jerman, saat usianya masih 16 hingga 17 tahun. Ia mengangkat trofi Henri Delaunay tepat sehari setelah ulang tahunnya yang ke-17, menjadikannya juara termuda sepanjang sejarah Euro. Di turnamen itu, ia juga mencatatkan rekor sebagai pemain termuda yang tampil di final turnamen besar, menggeser rekor legendaris milik Pelé sejak Piala Dunia 1958. Gol indahnya ke gawang Prancis di semifinal menjadikannya pencetak gol termuda, sementara assist-nya di final melawan Inggris membuatnya menjadi pembuat assist termuda. Yamal pun dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Euro 2024 dan menjadi raja assist dengan total 4 assist.
Dua tahun berselang, Yamal kembali mencetak sejarah di Piala Dunia 2026. Pada final 19 Juli 2026, Spanyol mengalahkan Argentina 1-0, dan Yamal menjadi remaja pertama yang mengawinkan gelar Euro dan Piala Dunia. Ia juga menjadi pemain termuda yang bermain dalam 6 pertandingan Piala Dunia, tepatnya pada usia 18 tahun 11 bulan 28 hari, melampaui rekor Pelé dan rekan setimnya, Gavi. Gol debutnya di Piala Dunia saat melawan Arab Saudi pada usia 18 tahun 343 hari melewati catatan usia debut gol Lionel Messi. Dengan pencapaian ini, Yamal resmi masuk dalam daftar lima pemain termuda sepanjang masa yang sukses mengangkat trofi Piala Dunia.
Prestasi gemilang di usia belia ini membuat banyak pihak menyebut Yamal telah 'menamatkan sepak bola' di level internasional. Ia kini menjadi kandidat terkuat untuk penghargaan Ballon d'Or.
Artikel Terkait
Lamine Yamal Rajai Statistik Dribel Piala Dunia 2026
Content Creator Asal Sevilla Ines Garcia Santos Dampingi Lamine Yamal Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Penampilan Kontras Justin Bieber Mewarnai Half-Time Terlama dalam Sejarah Piala Dunia
Pelukan Messi dan Yamal Usai Final Piala Dunia 2026 Jadi Simbol Pergantian Generasi