Hari ini, 30 November 2026, langit di sejumlah wilayah Indonesia diprediksi bakal 'murung'. BMKG mengeluarkan peringatan dini: hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi melanda. Ini bukan sekadar hujan biasa, melainkan dampak dari dinamika atmosfer yang cukup kompleks.
Menurut penjelasan Prakirawan BMKG, Yuyun, lewat kanal infoBMKG, penyebab utamanya adalah sirkulasi siklonik. Sistem tekanan rendah ini berpeluang muncul di beberapa titik lautan.
Ujarnya, Senin pagi. Nah, sirkulasi siklonik ini nantinya bakal membentuk daerah pertemuan angin atau dalam istilah teknisnya, daerah konvergensi dan konfluensi. Daerah-daerah inilah yang menjadi pabrik awan hujan.
Wilayahnya cukup luas. Mulai dari Samudera Hindia Barat Sumatera, menyusuri pesisir barat dan timur Aceh, lalu turun ke pesisir selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Tak cuma itu.
Di sisi lain, daerah konvergensi lain juga diprakirakan muncul di Kalimantan Tengah, Barat, dan Utara. Juga meliputi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga seantero wilayah Papua dan perairan di sekitarnya seperti Laut Banda dan Laut Arafuru.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tandatangani Buku Diaspora Indonesia di Tokyo
Tim Troya Siapkan Gugatan PMH ke Jokowi untuk Transparansi Ijazah
American University of Beirut Kosongkan Kampus, Beralih ke Daring Imbas Ancaman Iran
Harga BBM Nonsubsidi Naik-Turun, Subsidi Pertalite dan Solar Tetap Stabil