Setelah suasana Lebaran mulai mereda, kebutuhan justru kerap muncul. Bayar ini, beli itu, persiapan anak sekolah pokoknya dompet terasa lebih tipis. Nah, di momen seperti inilah Bank Raya, bagian dari BRI Group, menggaungkan kembali produk pinjaman digitalnya, Pinang Flexi. Mereka bilang, solusi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan itu dengan cara yang lebih cepat dan praktis.
Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya, mengakui bahwa pasca-lebaran memang masa yang menantang bagi banyak orang.
"Dengan kemudahan yang ditawarkan Pinang Flexi, masyarakat tidak perlu bingung mengakses pinjaman yang mudah dan terpercaya," ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis, Senin (30 Maret 2026).
Menurutnya, kebutuhan pokok, urusan rumah tangga, sampai persiapan anak kembali ke sekolah jadi prioritas yang mendesak. Pinang Flexi hadir untuk menjembatani itu semua.
Lalu, seperti apa sih penawarannya? Plafonnya bervariasi, mulai dari Rp1 juta sampai Rp25 juta. Bagi nasabah yang sudah loyal, angkanya bisa lebih menarik lagi, mencapai Rp35 juta. Tenornya fleksibel, antara 1 hingga 18 bulan, dengan klaim suku bunga yang kompetitif. Proses pencairannya cepat, dan yang penting, tanpa ada potongan biaya di muka. Cukup menggiurkan untuk kebutuhan mendadak.
Syaratnya pun terbilang jelas. Calon peminjam harus punya KTP, berusia 21-55 tahun, dan yang utama: menerima gaji via rekening Bank Raya atau BRI minimal selama 7 bulan. Riwayat kredit yang baik juga menjadi pertimbangan. Intinya, produk ini memang diperuntukkan bagi para pekerja yang sudah memiliki hubungan dengan kedua bank tersebut.
Untuk mengajukan, caranya sederhana. Unduh saja aplikasi Pinang Flexi dari App Store atau Google Play Store. Isi data diri dan plafon yang diinginkan. Jika semua persyaratan terpenuhi, pengajuan akan diproses hingga dana cair ke rekening. Gampang, kan?
Namun begitu, ada juga cara lain yang mungkin kurang diketahui. Pengajuan bisa dilakukan lewat platform pihak ketiga, misalnya aplikasi JMO (Jamsostek Mobile). Caranya, buka aplikasi JMO, pilih menu "Lainnya", lalu klik "Finansial & Kesejahteraan". Pilih "Dana Siaga" dan nanti akan ada opsi Pinang Flexi. Setelah menyetujui syarat dan ketentuan, pengguna akan diarahkan ke halaman Pinang Flexi untuk melanjutkan proses.
Produk ini rupanya cukup laris. Di akhir Desember 2025, total outstanding Pinang Flexi melonjak 20,5% secara tahunan, menjadi Rp1,03 triliun. Jumlah nasabahnya mencapai 21.544 NoA. Angka ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pembiayaan cepat dan fleksibel memang tinggi.
Ke depannya, Bank Raya tak berencana berpuas diri. Kicky menyatakan komitmen mereka untuk terus mengembangkan layanan digital ini.
"Kami akan terus memperkuat kapabilitas digital Pinang Flexi agar dapat menjangkau lebih banyak nasabah," katanya.
Strateginya termasuk menggandeng lebih banyak perusahaan untuk menawarkan pinjaman tunai bagi karyawan. Komitmennya jelas: menghadirkan inovasi yang relevan, cepat, dan bisa diandalkan untuk mengelola keuangan masyarakat.
Jadi, bagi yang lagi cari solusi keuangan praktis pasca Lebaran, mungkin ini bisa jadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan.
Artikel Terkait
Polri Mediasi Sengketa PHK 131 Pekerja, Perusahaan Bayar Kompensasi Rp10 Miliar
AS Naikkan Level Ancaman Intelijen Israel ke ‘Kritis’ Akibat Dugaan Spionase terhadap Pejabat Tinggi Washington
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya sebagai Bantalan Sosial Tekanan Ekonomi
Pramono Anung Tinjau CFD Rasuna Said, 95 Persen Warga Ingin Digelar Permanen