JAKARTA – Kepercayaan diri skuad Garuda sedang membumbung tinggi. Itulah yang dirasakan Kevin Diks, jelang laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria di SUGBK, Senin malam nanti. Bek andalan itu tak menyembunyikan optimisme itu. Baginya, kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di laga sebelumnya adalah modal berharga.
Namun begitu, jalan menuju trofi tak akan mudah. Lawan mereka, Bulgaria, juga datang dengan hasil yang fantastis: menang 10-2 atas Kepulauan Solomon. Duel final di Senayan ini dipastikan akan berlangsung sengit sejak menit pertama.
“Tentu saja kemenangan sebelumnya memberi sedikit tambahan momentum untuk awal yang baru bersama pelatih dan staf kepelatihan yang baru,” ujar Kevin Diks saat ditemui di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (29/3).
Dia mengakui, hasil positif itu memberikan dorongan mental yang signifikan bagi seluruh tim. Sebuah awal yang baik di bawah arahan pelatih baru.
Persiapan mereka, meski singkat, dijalani dengan sangat intens. Waktu yang terbatas sama sekali tidak menjadi halangan. Kevin melihat semua pemain menunjukkan progres yang menggembirakan.
“Ya, saya pikir kami menjalani dua hari persiapan yang sangat baik menjelang pertandingan,” katanya.
“Jadi saya rasa semuanya berjalan dengan baik dan suasananya juga positif, dan itu penting,” tambahnya.
Suasana positif dalam tim itulah yang kini jadi pilar. Mereka yakin, chemistry yang baik akan membantu tampil maksimal nanti.
Di atas kertas, memang ada jurang ranking. Indonesia duduk di peringkat 121 dunia, sementara Bulgaria jauh lebih tinggi di posisi 85. Tapi, statistik itu cuma angka bagi Kevin Diks. Dia enggan menjadikannya beban atau pembenaran untuk pesimis.
Baginya, performa di lapangan hijau lah yang akan bicara. Selisih ranking yang jauh itu bukan penghalang, melainkan justru tantangan yang memacu adrenalin.
Dengan persiapan yang solid dan kepercayaan diri yang menguat, Timnas Indonesia bertekad memberi perlawanan seru. Final di depan publik sendiri adalah momen sempurna untuk membuktikan itu semua.
Artikel Terkait
Polisi: Tersangka Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SD di Makassar Kecanduan Film Porno dan Narkoba
Baku Tembak AS-Iran Pecah di Selat Hormuz, Pentagon Klaim Tembak Jatuh Empat Drone
Jumlah Vila Berizin Melonjak 76,4 Persen, Kemenpar Perketat Pengawasan Usaha Akomodasi
Mendikdasmen Kunjungi Pulau Arar, Pastikan Pendidikan Merata hingga Wilayah Terpencil Papua