PSIS Semarang Hajar Persipal 6-1, Keluar dari Zona Degradasi

- Senin, 30 Maret 2026 | 23:00 WIB
PSIS Semarang Hajar Persipal 6-1, Keluar dari Zona Degradasi

SEMARANG Stadion Jatidiri malam itu benar-benar hidup. Bukan cuma karena lampu sorot, tapi karena sebuah ledakan. Ledakan yang sudah ditunggu-tunggu. PSIS Semarang, yang berbulan-bulan terpuruk di dasar klasemen, akhirnya meledak. Mereka menghajar Persipal Palu dengan skor telak, 6-1. Ini bukan sekadar tiga poin. Ini pernyataan: Mahesa Jenar belum mati.

Tekanan degradasi yang menghantui seolah sirna sejenak. Tim itu menemukan kembali napas dan, yang lebih penting, giginya.

Alberto Goncalves jadi bintang utama. Hattrick-nya bukan cuma angka di statistik, tapi simbol kebangkitan lini depan yang sebelumnya tumpul. Gol-gol itu mengalir deras. Esteban Vizcarra menyusul. Lalu Dani Ibrohim, dan Otavio Dutra ikut meramaikan pesta. Persipal? Hanya bisa membalas lewat penalti di menit akhir, yang terasa seperti sekadar penghibur.

Skor 6-1 itu rasanya seperti pelepasan. Sebuah teriakan lega dari ruang ganti yang lama dibelit kecemasan.

Hasil monumental itu langsung mengubah peta. Untuk pertama kalinya musim ini, PSIS berhasil keluar dari zona merah. Mereka naik ke posisi kedelapan dengan 19 poin. Memang belum aman sepenuhnya, tapi setidaknya ada harapan baru yang menyala.

Pelatih Andri Ramawi Putra mengakui, kemenangan ini lahir dari semangat bertahan hidup. "Bukan permainan yang sempurna," katanya. "Tapi ada determinasi kolektif yang kuat. Mereka tidak mau menyerah."

"Bukan permainan yang sempurna. Tapi ada determinasi kolektif yang kuat. Mereka tidak mau menyerah."

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar