Auditorium MNC University di Jakarta Barat ramai oleh suara pelajar Sabtu lalu. Tanggal 31 Januari 2026 itu, kampus tersebut kembali menggelar Forum Pelajar SDGs untuk batch ketiga. Acara ini jelas menunjukkan komitmen mereka dalam memberdayakan generasi muda.
Kolaborasi dengan Forum Maju Bersama OSIS (MBO) ini punya tujuan yang jelas: mendorong berpikir kritis, kreativitas, dan kesadaran akan isu global di kalangan peserta. Yang menarik, pesertanya berasal dari siswa SMP hingga SMA sederajat se-Indonesia.
Menurut Kaprodi Manajemen MNC University, Muhammad Reza Oktavian Nur, peran kampus dalam hal ini sangat krusial. Mereka ingin menyediakan ekosistem yang kondusif bagi para aktivis muda ini.
"MNC University sebagai pembina MBO itu memberikan ruang, fasilitas, untuk anak-anak pemuda kita beraktivitas," kata Reza.
Ia menambahkan, "Kita melihat bagaimanapun Indonesia Emas 2045 itu akan dipimpin oleh mereka."
Keterlibatan kampus ini sebenarnya bukan hal baru. Ini murni bentuk konsistensi sejak forum tersebut berdiri. Dukungan penuh mereka juga menjadi cara untuk memperkenalkan identitas MNC University sebagai kampus yang benar-benar peduli pada kemajuan pemuda.
"Kita memberikan fasilitas kepada mereka untuk beraktivitas, menyelenggarakan kegiatan ini," tuturnya. "Apalagi ini diikuti oleh pelajar se-Indonesia."
Reza menekankan, pihaknya ingin membangun brand awareness sebagai kampus yang aksinya nyata. Di sisi lain, kegiatan semacam ini adalah implementasi langsung dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat.
"Kita berharap bisa berkontribusi, terutama untuk anak-anak muda, bagaimana mereka bisa mengembangkan diri secara aktif dan benar," ucap Reza.
Meski usianya masih sangat muda, literasi tentang isu keberlanjutan harus dimulai sekarang. Reza yakin, peserta forum sudah punya bekal pengetahuan yang cukup untuk ditularkan ke lingkungannya, meski belum bisa mengubah kebijakan besar.
Sementara itu, dari sisi penyelenggara, Muhammad Sami Arkan punya penjelasan lain. Sebagai CEO Forum Maju Bersama OSIS sekaligus Founder Forum Pelajar SDGs, ia menyoroti tema batch kali ini.
"Kami menginisiasi bahwa Batch ketiga ini berfokus pada SDGs tentang lingkungan," ungkap Sami.
Alasannya sederhana tapi mendalam: melihat banyaknya bencana alam di berbagai daerah Indonesia belakangan ini. "Kami percaya jikalau lingkungan itu harus dijaga mulai dari anak SMP maupun SMA," tegasnya.
Filosofinya mengalir dari moto mereka: "Starting from small things to become a mentor." Dimulai dari hal kecil untuk menjadi sebuah guru.
Harapannya jelas. Forum ini diharapkan bisa melatih peserta membawa perubahan dari langkah-langkah kecil di sekitarnya. Mulai dari hal sederhana seperti tidak buang sampah sembarangan, hingga mampu mengedukasi teman dan keluarga. Itulah intinya.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun