Tim SAR gabungan terus melanjutkan operasi evakuasi korban longsor di hari keempat di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dalam pencarian yang berlanjut ini, tim berhasil menemukan dua korban meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, melaporkan bahwa korban pertama berhasil dievakuasi dari lokasi worksite A2 pada pukul 12.03 WIB dan diidentifikasi sebagai Kasrinah (47). Tidak lama setelahnya, pada pukul 14.58 WIB, tim kembali menemukan korban kedua di worksite A1, yakni Diah Ramadani (17).
Abdullah menegaskan bahwa penemuan ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi seluruh anggota tim di lapangan. Ia menambahkan bahwa operasi terus dilakukan dengan maksimal meskipun dihadapkan pada medan yang sulit dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Selain kedua korban utuh, tim SAR juga menemukan dua bagian tubuh yang diduga kuat merupakan milik korban lain yang masih tertimbun. Bagian tubuh pertama ditemukan pukul 15.05 WIB di worksite B1, disusul penemuan kedua di worksite A1 hanya lima menit kemudian.
Berdasarkan data terbaru, total korban terdampak bencana longsor Cilacap ini mencapai 46 orang. Rinciannya adalah 23 orang selamat, 13 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 10 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) direncanakan akan dilanjutkan keesokan harinya. Tim akan memfokuskan pencarian pada sejumlah titik yang berdasarkan assessment masih memungkinkan adanya korban yang tertimbun material longsor.
Artikel Terkait
BWF Resmi Ubah Format Turnamen Super 1000, Durasi Diperpanjang hingga 11 Hari
Kejaksaan Agung Dinilai Berani Bongkar Korupsi di Badan Gizi Nasional, Beri Peringatan Keras ke Pengelola Program MBG
Trump Tegaskan Tak Akan Cairkan Aset Iran Sebelum Ada Kesepakatan
Imigrasi Perketat Pengawasan WNA Usai Pengungkapan Kasus Love Scamming di Semarang