Delapan Kartu Kuning Warnai Kemenangan Sengit PSIM Atas Bhayangkara

- Sabtu, 22 November 2025 | 17:30 WIB
Delapan Kartu Kuning Warnai Kemenangan Sengit PSIM Atas Bhayangkara

Suasana di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (22/11) malam itu benar-benar tegang. PSIM Yogyakarta berhasil mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga Super 2025/26. Tapi jangan bayangkan pertandingan ini berjalan mulus. Wasit sibuk mengeluarkan kartu kuning total delapan kali sepanjang laga.

Dengan kemenangan ini, posisi PSIM di klasemen melesat ke urutan keempat dengan koleksi 22 poin dari 12 pertandingan. Di sisi lain, Bhayangkara FC harus puas di peringkat 7 dengan 18 poin, juga dari 12 laga.

Pelatih PSIM menurunkan starting eleven yang cukup solid: Cahya Supriadi di bawah mistar, lini belakang diisi Reva Adi, Yusaku Yamadera, Franco Gaston Mingo, dan Rio Hardiawan. Sementara di lini tengah, Rahmatshoh Rahmatzoda dan Fahreza Sudin jadi pengendali. Trio Anton Fase, Ze Valente, dan Ezequiel Vidal mengisi sayap, dengan Nermin Haljeta sebagai ujung tombak.

Bhayangkara tak kalah siap. Aqil Savik menjaga gawang, dibela Firza Andika, Slavko Damjanovic, Nehar Sadiki, serta Muhammad Ferarri. Moises Wolschick dan Jose Belleggia menguasai tengah, didampingi Ryan Kurnia, Wahyu Subo Seto, dan Dendy Sulistyawan. Target man mereka tak lain adalah Ilija Spasojevic.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, PSIM langsung mengambil inisiatif. Mereka mendominasi permainan. Baru lima menit berjalan, Nermin Haljeta sudah melepaskan tembakan akurat yang sayangnya masih bisa ditepis kiper Aqil.

Tekanan berbuah gol di menit ke-38. Fahreza Sudin memberi umpan matang, dan Rahmatzoda dengan cerdas memanfaatkannya menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan. Babak pertama benar-benar dikuasai PSIM dari tujuh tembakan mereka, satu gol tercipta. Sementara Bhayangkara? Hanya dua percobaan, tanpa hasil.

Namun begitu, babak kedua ceritanya lain. Bhayangkara bangkit dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang, termasuk satu tembakan keras Ilija Spasojevic. Tapi Cahya Supriadi tampil luar biasa. Beberapa penyelamatannya benar-benar menyelamatkan PSIM.

Laga berakhir 1-0 untuk kemenangan PSIM. Tapi suasana di lapangan cukup panas. Wasit harus mengeluarkan lima kartu kuning untuk pemain PSIM dan tiga untuk Bhayangkara FC. Pertandingan keras, skor tipis, dan tiga poin pun dibawa pulang tim kandang.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar