HORSENS – Tim Indonesia akhirnya menang tipis atas Kanada di Piala Uber 2026. Skornya 3-2, pertarungan sengit di Grup C yang digelar di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (25/4/2026).
Tapi jangan bayangkan kemenangan ini datang dengan mudah. Sama sekali tidak. Indonesia harus bertarung habis-habisan sampai partai terakhir. Penentunya? Ganda putri, Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Mereka tampil dominan. Sementara di sisi lain, Ni Kadek Dhinda justru jatuh bangun atau lebih tepatnya, terpeleset di nomor tunggal.
Tiwi/Fadia: Sempat Tertekan, Lalu Bangkit Jadi Penyelamat
Pertandingan ganda putri ini sempat bikin deg-degan. Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti akrab disapa Tiwi/Fadia awalnya kena tekanan berat dari pasangan Kanada, Chaterine Choi dan Josephine Wu. Di gim pertama, mereka bahkan tertinggal 4-9. Cukup jauh.
Tekanan itu nggak berhenti sampai interval. Choi/Wu terus unggul, 16-11. Situasi ini bikin Tiwi/Fadia harus kerja ekstra. Ngejar ketertinggalan, satu per satu poin.
Tapi pelan-pelan, mereka menunjukkan mental juara. Entah bagaimana, mereka berhasil membalikkan keadaan. Gim pertama ditutup dengan skor 21-18. Lega.
Momentum itu terbawa ke gim kedua. Mereka tampil lebih agresif, langsung memimpin 10-6. Lawan dikasih sedikit celah? Nggak. Tiwi/Fadia mengakhiri perlawanan dengan skor telak 21-11. Selesai.
Dhinda: Awalnya Meyakinkan, Akhirnya Terpuruk
Di partai lain, ceritanya berbeda. Ni Kadek Dhinda memulai laga dengan sangat meyakinkan. Lawannya, Rachel Chan, langsung kena tekanan. Dhinda unggul cepat 7-2 di gim pertama. Permainannya solid, rapi.
Gim pertama pun ditutup dengan kemenangan nyaman, 21-13. Tapi kemudian, segalanya berubah. Drastis.
Memasuki gim kedua, Rachel Chan mulai membaca permainan Dhinda. Pertarungan jadi ketat. Dhinda harus menyerah tipis, 19-21. Sayang sekali.
Di gim penentuan, performa Dhinda menurun drastis. Dia kesulitan mengimbangi lawan. Skor akhir? 11-21. Kalah cukup jauh.
Meski begitu, secara keseluruhan Indonesia tetap unggul 3-2 atas Kanada. Kemenangan ini menjaga peluang Indonesia di fase grup tetap terbuka. Masih ada harapan.
Artikel Terkait
FIFA Resmi Berlakukan 9 Aturan Baru untuk Piala Dunia 2026, Gol Inggris ke Uruguay Jadi Contoh Pelanggaran
Darije Kalezic Resmi Kembali ke PSM Makassar, Persaingan Super League 2026/2027 Makin Sengit
Kapten Mozambik: Peluang Indonesia ke Piala Dunia 2030 Bukan Hal Mustahil
Indonesia Berburu Revans Lawan Australia di Semifinal Piala AFF U-19