Veda Ega Pratama Catat P8 di Sesi Latihan Moto3 Thailand di Lintasan Basah

- Jumat, 27 Februari 2026 | 15:30 WIB
Veda Ega Pratama Catat P8 di Sesi Latihan Moto3 Thailand di Lintasan Basah

Veda Ega Pratama Guncang Lintasan Basah Thailand

BURIRAM – Sirkuit Internasional Chang basah oleh hujan, tapi itu tak menghentikan Veda Ega Pratama. Pembalap muda asal Gunungkidul itu justru tampil luar biasa. Di sesi practice Moto3 Thailand, Jumat (27/2/2026), ia berhasil membukukan waktu yang menempatkannya di posisi delapan besar. Sebuah awal yang sangat menjanjikan.

Performa Veda jelas bikin lawan waspada. Bayangkan, di lintasan yang tricky, dia bisa menempel ketat dengan nama-nama besar di papan atas. Bahkan sempat menyalip murid Marc Marquez, Maximo Quiles, untuk sesaat. Tak disangka-sangka.

Sesi latihan 35 menit itu memang berat. Lintasan semibasah membuat semua pembalap harus ekstra hati-hati. Veda sendiri memulainya dengan cukup kalem. Di lima menit awal, namanya bahkan belum muncul di papan waktu saat Marco Morelli memimpin.

Dia start dari posisi 23. Perlahan tapi pasti, mesinnya mulai panas. Waktunya terus membaik.

Memang sempat tertinggal dari rekan setimnya, Zen Mitani. Tapi itu cuma sebentar. Begitu bendera flag-to-flag dikibarkan, tanda pembalap bisa ganti motor, Veda yang berusia 17 tahun itu seperti dapat suntikan tenaga. Ritmenya berubah total.

Kejar-kejaran di Puncak Klasemen

Memasuki 20 menit terakhir, suasana jadi makin panas. David Almansa dari Intact GP masih bercokol di puncak. Sementara Maximo Quiles, si murid Marquez dari Aspar Team, sempat tercecer di urutan 12. Tapi jangan salah, dia kemudian melesat dahsyat dan merebut puncak di 10 menit terakhir.

Veda? Dia tak mau ketinggalan. Setelah pit stop singkat, dia kembali ke trek dengan gaya yang jauh lebih garang. Hasilnya nyata. Di sektor 1 dan 2, catatan waktunya termasuk yang tercepat.

Dan di sektor 4, usai menikung tajam di tikungan terakhir, Veda melesat! Posisinya meroket ke urutan ketiga. Sorak-sorai pun terdengar dari pit box Honda Team Asia.

Finish dengan Catatan Manis

Namun, persaingan di sesi practice selalu berliku. Menjelang akhir, Alvaro Carpe dan David Almansa kembali memamerkan kecepatan gila-gilaan. Posisi Veda yang sempat keempat akhirnya tergeser sedikit.

Tapi hasil akhirnya tetap solid. Dia menutup sesi di peringkat kedelapan dengan catatan waktu terbaik 1:41.508. Cuma selisih 0,518 detik dari Almansa yang jadi yang tercepat. Jarak yang sangat tipis di dunia Moto3.

Pencapaian ini modal besar untuk kualifikasi. Juga bukti bahwa di lintasan basah sekalipun, pembalap muda Indonesia ini bisa bersaing dengan para elite Eropa.

Lalu bagaimana dengan rekan-rekannya? Zen Mitani, sayangnya, harus puas di posisi buncit, urutan 26. Sedangkan rival lama Veda dari ajang Red Bull Rookies Cup, Hakim Danish dari Malaysia, tertahan di posisi 22. Jelas ketinggalan jauh.

Berikut hasil lengkap Practice Moto3 Thailand 2026:

  1. David Almansa (Intact GP) 01:40.990
  2. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) 0.078
  3. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) 0.204
  4. Maximo Quiles (CFMOTO Aspar Team) 0.236
  5. Marco Morelli (CFMOTO Aspar Team) 0.380
  6. Scott Ogden (CIP Green Power) 0.474
  7. Jesus Rios (Rivacold Snipers Team) 0.498
  8. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) 0.518
  9. Adrian Fernandez (Leopard Racing) 0.541
  10. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) 0.541
  11. Ryusei Yamanaka (MT Helmets MSI) 0.563
  12. Guido Pini (Leopard Racing) 0.576
  13. Casey O'Gorman (SIC58 Squadra Corse) 0.667
  14. Joel Esteban (LEVEL UP MTA) 0.669
  15. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3) 0.732
  16. David Muñoz (Intact GP) 0.777
  17. Eddie O'Shea (GRYD MLav Racing) 0.822
  18. Cormac Buchanan (CODE Motorsports) 0.852
  19. Joel Kelso (GRYD MLav Racing) 0.932
  20. Matteo Bertelle (LEVEL UP MTA) 0.976
  21. Adrian Cruces (CIP Green Power) 1.072
  22. Hakim Danish (MT Helmets MSI) 1.094
  23. Leo Rammerstorfer (SIC58 Squadra Corse) 1.345
  24. Ruche Moodley (CODE Motorsports) 1.685
  25. Nicola Carraro (Rivacold Snipers Team) 1.742
  26. Zen Mitani (Honda Team Asia) 1.824

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar