Leeds United Kalahkan Sunderland 1-0 di Laga Pramusim Premier League Summer Series

- Jumat, 31 Juli 2026 | 09:30 WIB
Leeds United Kalahkan Sunderland 1-0 di Laga Pramusim Premier League Summer Series

Leeds United meraih kemenangan tipis 1-0 atas Sunderland dalam laga pramusim Premier League Summer Series di Sports Illustrated Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Kamis (30/7/2026). Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Lukas Nmecha pada menit kedelapan.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi tim asuhan Daniel Farke dalam tur pramusim di Amerika Serikat sekaligus membalas kekalahan 0-1 dari Sunderland pada pertandingan Premier League Maret 2026. Sebelumnya, kedua tim sama-sama menelan kekalahan di laga pembuka tur mereka.

Gol kemenangan Leeds lahir setelah Nmecha memanfaatkan posisi kiper Sunderland, Melker Ellborg, yang terlalu jauh dari garis gawang. Tembakan jarak jauh penyerang asal Jerman tersebut membentur tiang sebelum bersarang di sudut gawang lawan.

Sunderland mencoba merespons melalui peluang Trai Hume dan Brian Brobbey di babak pertama, tetapi pertahanan Leeds yang dikawal kiper Alex Cairns mampu menjaga gawangnya tetap bersih hingga laga usai.

Pada babak kedua, Farke melakukan enam pergantian pemain dengan memasukkan Ethan Ampadu, James Justin, Daniel James, Anton Stach, Wilfried Gnonto, dan Joël Piroe untuk menjaga intensitas permainan.

Jurnalis VAVEL, Joel Esteban Escobar González, menilai efektivitas permainan tim pemenang dalam laga yang disaksikan sekitar 30.000 penonton tersebut.

"Leeds United memanfaatkan peluang pertama mereka dengan efisiensi luar biasa. Nmecha mencetak gol indah dari jarak jauh, membuat Sunderland kaget meski mereka menguasai bola," kata González.

Kemenangan ini memberikan modal positif bagi skuad Farke sebelum menutup rangkaian tur pramusim di Amerika Serikat dengan menghadapi Liverpool di Soldier Field, Chicago.

"Pramusim adalah kesempatan untuk menguji kombinasi baru. Kami ingin melihat bagaimana pemain muda merespons tekanan pertandingan," kata Farke.

Farke menegaskan pentingnya rotasi serta integrasi pemain baru seperti Tarik Muharemovic dan Sean Longstaff dalam skema permainan menjelang kompetisi resmi.

Di kubu lawan, pelatih Sunderland, Régis Le Bris, terus mendorong anak asuhnya untuk meningkatkan intensitas permainan meski harus tampil tanpa Jocelin Ta Bi yang terkendala masalah visa.

"Kami datang untuk mengukur level kami melawan tim Premier League. Fokus kami adalah organisasi pertahanan dan transisi cepat," kata Le Bris.

Le Bris sebelumnya juga membeberkan rencana pembagian menit bermain bagi para pilar utamanya yang baru kembali dari masa liburan.

"Untuk waktu bermain, kami akan melanjutkan apa yang telah kami lakukan, mungkin kami akan mendorong beberapa pemain hingga 60 menit melawan Leeds," kata Le Bris.

Rencana tersebut mencakup penyesuaian bagi para pemain yang baru selesai tampil di ajang internasional.

"Para pemain dari Piala Dunia juga akan bergabung mungkin selama 30 menit dan kami akan membaurkan skuad seperti ini untuk game pertama," ujar Le Bris.

Skema pembagian waktu tampil ini dirancang agar stamina para pemain terdistribusi secara merata di laga uji coba berikutnya.

"Kami akan memiliki kesempatan lain melawan Wrexham, kemungkinan bermain 45-45 menit, kira-kira seperti itu. Ini bukan satu aturan tunggal bagi setiap pemain, tetapi kurang lebih itulah gagasan utamanya," tutur Le Bris.

Meskipun kalah, Le Bris menilai pemahaman taktik anak asuhnya mengalami perkembangan pesat jika dibandingkan dengan musim lalu.

"Kami merasakan hal ini di lapangan," tutur Le Bris.

Peningkatan tersebut terlihat nyata dalam proses skema latihan pembentukan serangan yang dijalani timnya.

"Sangat jelas bahwa sekarang... pagi ini kami bekerja contohnya pada pembinaan serangan. Pengetahuan di dalam skuad saat ini sangat tinggi jika dibandingkan dengan satu musim sebelumnya," kata Le Bris.

Ia pun optimistis proses adaptasi yang cepat ini menjadi modal berharga bagi persiapan timnya menghadapi kompetisi musim depan.

"Jadi kami lebih efisien, para pemain saling memahami dengan sangat cepat melalui perilaku otomatis. Jadi ini langkah besar, sekarang Anda masih harus menyempurnakannya sesuai lawan. Kami akan memainkan pertandingan yang bagus melawan Leeds dan kemudian kita lihat saja," ujar Le Bris.

Absennya winger asal Pantai Gading, Jocelin Ta Bi, juga dikonfirmasi Le Bris akibat kendala administratif pengurusan dokumen kunjungan ke Amerika Serikat.

"Ya, sangat disayangkan karena ini adalah kesempatan bagus untuknya. Kami tidak menyelesaikan masalah visa. Dia akan bergabung minggu depan dengan skuad di Sunderland," kata Le Bris.

Sunderland selanjutnya akan terus melanjutkan program evaluasi dan latihan sebelum melakoni pertandingan resmi Premier League musim 2026/2027.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags