Kalah di Tenis Meja, Atlet Muda Tiongkok Pukul Lawan hingga Dilarang Bertanding

- Jumat, 31 Juli 2026 | 09:30 WIB
Kalah di Tenis Meja, Atlet Muda Tiongkok Pukul Lawan hingga Dilarang Bertanding

Seorang atlet tenis meja muda di Tiongkok melampiaskan kekalahannya dengan melayangkan pukulan ke arah lawan, bukannya berjabat tangan. Insiden yang terekam kamera dan viral di media sosial itu berujung pada sanksi tegas dari asosiasi setempat.

Cao Yanhao, 14 tahun, tampak memukul keras He Ruichen hingga terhuyung ke papan pembatas setelah pertandingan semifinal seleksi regional untuk kamp pelatihan nasional di Provinsi Jiangsu pada 27 Juli. Cao kemudian menendang paha He sebelum menghentikan serangannya.

Menurut laporan South China Morning Post, Cao kalah telak 0-11 di game ketiga. Emosinya meledak setelah pertandingan usai.

Asosiasi Tenis Meja Jiangsu mengecam tindakan Cao dalam pengumuman resmi di akun WeChat mereka pada 28 Juli. Mereka menilai perilaku itu melanggar semangat sportivitas dan merusak reputasi atlet muda di provinsi tersebut.

"(Perilakunya) melanggar semangat sportivitas dan merusak reputasi pemain tenis meja muda di provinsi tersebut," tulis asosiasi, seperti dikutip Asia One.

Asosiasi langsung menjatuhkan sanksi berat: teguran di seluruh provinsi, diskualifikasi dari seleksi, dan larangan bertanding di kompetisi provinsi selama satu tahun. Mereka juga mengingatkan semua atlet dan pelatih untuk mengambil pelajaran dari kejadian ini.

"Semua atlet dan pelatih harus mengambil pelajaran mendalam dari insiden ini; patuhi aturan kompetisi dengan ketat, dan hormati wasit, lawan, dan penonton. Provokasi verbal, argumen, perkelahian fisik, kekerasan di lapangan, dan semua pelanggaran lainnya dilarang keras," tegas asosiasi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags