Harga CPO Catat Pelemahan Mingguan Kedua, Didorong Ekspor Malaysia Turun dan Kekhawatiran China

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:40 WIB
Harga CPO Catat Pelemahan Mingguan Kedua, Didorong Ekspor Malaysia Turun dan Kekhawatiran China

MURIANETWORK.COM - Harga minyak sawit mentah (CPO) mencatatkan pelemahan mingguan kedua berturut-turut hingga Jumat (13/2/2026), meski pada penutupan perdagangan hari itu terjadi penguatan tipis. Tekanan terhadap harga sepanjang pekan terutama bersumber dari melemahnya harga acuan di bursa internasional, proyeksi ekspor yang lebih rendah dari Malaysia, serta kekhawatiran atas permintaan dari China. Namun, lonjakan impor India yang signifikan berhasil memberikan penahanan terhadap tekanan jual yang lebih dalam.

Performa Harian dan Mingguan yang Berbeda

Di Bursa Malaysia Derivatives, kontrak CPO ditutup menguat 0,32 persen pada Jumat, berada di level 4.050 ringgit Malaysia per ton. Kenaikan harian ini, sayangnya, tidak cukup untuk membalikkan tren pekan ini. Secara kumulatif, harga masih terpangkas 2,48 persen, melanjutkan tren negatif dari minggu sebelumnya. Bahkan, dalam pergerakannya, harga sempat menyentuh level terendah dalam kurun empat pekan terakhir.

Faktor-Faktor Penekan Harga

Sejumlah faktor eksternal dan internal menjadi beban bagi sentimen pasar. Pelemahan harga minyak nabati di bursa acuan seperti Dalian dan Chicago menjadi pendorong utama. Di sisi fundamental, data pengapalan ekspor Malaysia untuk periode awal Februari menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, berkisar antara 10,5 hingga 14,3 persen dibanding periode sebelumnya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar