Seorang karyawan hotel di sana mengonfirmasi kekacauan itu.
“Ada beberapa korban luka,” katanya kepada NHK, menggambarkan situasi saat itu.
Sementara itu, seorang reporter NHK yang berada di Hokkaido menggambarkan pengalaman yang mencekam. Guncangan horizontal berlangsung hampir setengah menit, cukup kuat hingga membuatnya kesulitan untuk sekadar berdiri tegak. Di Sapporo, alarm darurat di ponsel warga berbunyi bersahutan, menambah suasana mencekam di malam hari.
Peringatan Tsunami Diakhiri
Namun begitu, ketegangan berangsur mereda. Pada Selasa dini hari, pihak berwenang memutuskan untuk mengakhiri peringatan tsunami tersebut. Pengamatan menunjukkan bahwa beberapa gelombang yang terekam memang ada yang mencapai 70 sentimeter, tetapi ancaman besar telah berlalu.
Jepang sekali lagi menunjukkan ketangguhannya menghadapi bencana. Sistem peringatan dini bekerja cepat, evakuasi berjalan, dan warga tetap waspada. Malam yang menegangkan itu akhirnya berakhir dengan napas lega, meski jejak guncangan masih tersisa.
Artikel Terkait
Waspada, Hujan Lebat Bakal Guyur Jabodetabek Sepanjang Pekan Ini
Pasien Singapura Divonis Penjara Usai Melecehkan Perawat di Kamar Mandi Rumah Sakit
Dari Davos ke Bali: Indonesia Ambil Alih Komando Ekonomi Biru Global
Kota Tua Jakarta Disiapkan untuk Adegan Ledakan Film Korea yang Dibintangi Don Lee dan Lisa BLACKPINK