Daerah yang dimaksud adalah Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, serta sebagian wilayah Bireuen. "Itu yang paling kita sesali lah. Tapi apa boleh buat itu bencana alam. Setiap bencana ada hikmahnya," lanjut Ketua Umum Partai Aceh itu, mencoba melihat sisi lain dari musibah.
Gambaran kehancurannya sungguh memilukan. Banyak rumah warga yang rata dengan tanah, hilang tanpa bekas. Namun dari semua itu, Aceh Tamiang disebut-sebut mengalami kondisi terparah.
"Aceh Tamiang hancur habis," tegas Mualem.
Ia menggambarkan, kerusakan terjadi dari hulu hingga hilir. "Atas sampai bawah sampai jalan sampai ke laut habis semuanya. Yang paling terpuruk adalah Aceh Tamiang."
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Gelar Open House di Istana, Menteri Dilarang Wajibkan Halalbihalal
Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Jaga Keamanan dan Arus Mudik Lebaran
Idul Fitri, Jakarta Berubah: Jalanan Lengang, Transportasi Umum Ramai
Salat Idul Fitri di Maninjau Dipusatkan di Masjid Pascabencana