Banjir hebat yang melanda Aceh pekan lalu meninggalkan luka yang dalam. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, dengan suara berat mengungkapkan betapa parahnya dampak bencana itu. Tak sedikit desa yang seolah hilang ditelan air, tersapu begitu saja.
"Banyak kampung dan kecamatan yang tinggal nama sekarang," ujar Mualem kepada para wartawan, Sabtu (6/12/2025).
Ia menambahkan, "Jadi mereka udah banyak korban."
Rasa sedih dan was-was jelas terasa dalam ungkapannya. Menurutnya, ada empat kabupaten yang kondisinya paling mengkhawatirkan dan membutuhkan perhatian segera. Bantuan sembako dan air bersih jadi kebutuhan paling mendesak di sana.
"Weuh hate (sedih sekali) dan juga dengan rasa was-was kalau kita lihat beberapa kabupaten urgent sekali, parah sekali lebih banyak korban jiwa," jelasnya.
Artikel Terkait
1.126 Personel Gabungan Turun, Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Resmi Dimulai
Andre Rosiade Tinjau Huntara di Guguak Malalo, Soroti Lahan Pertanian yang Masih Tertimbun
Golkar Tolak Usulan Penghapusan Parliamentary Threshold, Sebut Kunci Penyelamat Pemerintahan
Rencana Gelap Epstein: Incar Aset Libya yang Membeku dengan Bantuan Intelijen