Buktinya tak terbantahkan. Untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban bahkan diekshumasi. Hasilnya mengerikan.
Di tubuh Anan ditemukan sejumlah luka parah. Tulang dasar tengkorak bagian depan patah. Begitu juga tulang wajah dan rahang bawahnya. Kondisi itu, kata Condro, adalah yang mengakhiri nyawanya.
"Penyebab kematian adalah patah tulang dasar tengkorak bagian depan," ujarnya.
Dua orang yang awalnya hanya disebut sebagai pihak dalam kecelakaan, kini resmi berstatus tersangka pembunuhan. Dari laka lantas menjadi kasus pidana berat. Perjalanan kasus ini menunjukkan, kadang fakta sesungguhnya baru terungkap setelah penyelidikan menyingkap lapisan-lapisannya.
Artikel Terkait
NasDem Kukuhkan 32 DPC di Kuningan, Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Rumah Sakit Soeharto Heerdjan Bantah Klaim Perawatan Paksa Pasien EO
Mojtaba Khamenei Resmi Ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru
KPK Larang ASN Terima atau Beri Hampers Jelang Lebaran