Kondisi di Aceh Timur benar-benar memprihatinkan. Banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah itu tak cuma menyisakan kerusakan parah, tapi juga melumpuhkan pelayanan publik. Imbasnya, pengiriman bantuan untuk korban pun jadi tersendat.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengungkap betapa sulitnya menjangkau sejumlah daerah. Akses darat terputus total, memaksa mereka mencari cara lain.
"Ada daerah perlu kita salurkan bantuan via udara, terutama di Kecamatan Lokop, Peunaron, dan Simpang Jernih," katanya.
Ia menambahkan, meski beberapa desa terisolir akhirnya berhasil ditembus, situasinya tetap genting. "Tadi beberapa desa terisolir sudah bisa kita tembus untuk menyalurkan bantuan makanan karena masyarakat kelaparan di pedalaman," ujar Iskandar, Senin (1/12/2025).
Artikel Terkait
Razia Polisi Gagalkan Aksi Tawuran, 17 Pemuda Diamankan dengan Senjata Tajam
Pulang dari Kebun, Petani di Luwu Timur Tewas Dilepit Piton di Jalan Sepi
Sri Lanka Berduka: Siklon Ditwah Tewaskan 334 Jiwa, Situasi Darurat Diumumkan
Pratikno Beberkan Strategi Darurat dan Pemulihan Pascabencana di Sumatera