Kondisi di Aceh Timur benar-benar memprihatinkan. Banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah itu tak cuma menyisakan kerusakan parah, tapi juga melumpuhkan pelayanan publik. Imbasnya, pengiriman bantuan untuk korban pun jadi tersendat.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengungkap betapa sulitnya menjangkau sejumlah daerah. Akses darat terputus total, memaksa mereka mencari cara lain.
"Ada daerah perlu kita salurkan bantuan via udara, terutama di Kecamatan Lokop, Peunaron, dan Simpang Jernih," katanya.
Ia menambahkan, meski beberapa desa terisolir akhirnya berhasil ditembus, situasinya tetap genting. "Tadi beberapa desa terisolir sudah bisa kita tembus untuk menyalurkan bantuan makanan karena masyarakat kelaparan di pedalaman," ujar Iskandar, Senin (1/12/2025).
Artikel Terkait
KPK Ungkap Aliran Uang Haram Rp 53 Miliar ke Mantan Pejabat Pensiunan Kemnaker
Subsidi Upah Rp 200 Ribu untuk Buruh Jakarta Dapat Sinyal Hijau dari DPRD
AS Bekukan Visa Imigran dari 75 Negara, Thailand dan Kawasan Asia Tenggara Terimbas
16 Januari 2026: Dari Isra Mikraj hingga Dunia Buku, Satu Tanggal dengan Tiga Warna Berbeda