Di sisi lain, persediaan logistik di wilayahnya kian menipis. Iskandar mengaku belum bisa memastikan jumlah korban karena komunikasi masih sangat terbatas. Menghadapi situasi ini, dia sudah mengirim surat ke Bulog untuk meminta bantuan beras.
Namun begitu, semangatnya tak surut. Dengan nada tegas ia menegaskan, "Kita harus terus bergerak meski dengan segala keterbatasan yang ada. Kita harus bergerak."
Jelas sekali, perjuangan untuk menjangkau setiap korban di Aceh Timur masih panjang. Tantangan terbesar tetap pada akses dan komunikasi yang nyaris putus sama sekali.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Aliran Uang Haram Rp 53 Miliar ke Mantan Pejabat Pensiunan Kemnaker
Subsidi Upah Rp 200 Ribu untuk Buruh Jakarta Dapat Sinyal Hijau dari DPRD
AS Bekukan Visa Imigran dari 75 Negara, Thailand dan Kawasan Asia Tenggara Terimbas
16 Januari 2026: Dari Isra Mikraj hingga Dunia Buku, Satu Tanggal dengan Tiga Warna Berbeda