Di sisi lain, persediaan logistik di wilayahnya kian menipis. Iskandar mengaku belum bisa memastikan jumlah korban karena komunikasi masih sangat terbatas. Menghadapi situasi ini, dia sudah mengirim surat ke Bulog untuk meminta bantuan beras.
Namun begitu, semangatnya tak surut. Dengan nada tegas ia menegaskan, "Kita harus terus bergerak meski dengan segala keterbatasan yang ada. Kita harus bergerak."
Jelas sekali, perjuangan untuk menjangkau setiap korban di Aceh Timur masih panjang. Tantangan terbesar tetap pada akses dan komunikasi yang nyaris putus sama sekali.
Artikel Terkait
Razia Polisi Gagalkan Aksi Tawuran, 17 Pemuda Diamankan dengan Senjata Tajam
Pulang dari Kebun, Petani di Luwu Timur Tewas Dilepit Piton di Jalan Sepi
Sri Lanka Berduka: Siklon Ditwah Tewaskan 334 Jiwa, Situasi Darurat Diumumkan
Pratikno Beberkan Strategi Darurat dan Pemulihan Pascabencana di Sumatera