Ia berharap, kesuksesan WTE di Denpasar nantinya bisa menjadi contoh bagi destinasi wisata lain. Bukan cuma soal mengolah sampah, tapi juga mewujudkan pariwisata yang bersih dari hulu ke hilir.
“Yang tak kalah penting adalah komitmen menuntaskan persoalan sampah di hulu. Sepuluh kota prioritas WTE ini harus jadi percontohan,” tegasnya.
Di sisi lain, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyambut positif kunjungan Eddy Soeparno. Ia menilai penanganan sampah bukan pekerjaan satu pihak, melainkan butuh kolaborasi strategis antara pusat dan daerah.
“Kami apresiasi Waka MPR yang turun langsung mendukung kebijakan lingkungan di level kota. Ini langkah baik untuk memastikan sinergi pusat-daerah, terutama menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Pertemuan itu pun ditutup dengan harapan bahwa kerja sama semacam ini akan terus berlanjut. Bukan sekadar seremonial, tapi benar-benar memberi dampak nyata.
Artikel Terkait
Kemacetan Parah Landa Kawasan Lapangan Banteng Imbas Gelaran Lebaran Betawi
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat yang Tak Berdasar Data
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah