Di Papua Barat Daya, geliat usaha desa mulai mendapatkan wadah yang solid. Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) untuk wilayah ini gencar melakukan konsolidasi, menjangkau enam kota dan kabupaten. Dukungan dari pemerintah daerah pun mengalir deras, sebuah sinyal positif untuk membuka akses yang selama ini dinanti: permodalan, pemasaran, dan yang tak kalah penting, pendampingan.
Wilayah yang dimaksud mencakup Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Tambrauw, Maybrat, dan Sorong Selatan. Bagi para pelaku usaha di daerah-daerah ini, kehadiran APUDSI bagai angin segar. Mereka berharap asosiasi ini bisa membuka lebih banyak peluang bisnis dan menjalin kerja sama, tidak hanya antar-desa di dalam provinsi, tapi juga menjangkau wilayah lain bahkan hingga ke luar negeri.
Ruslan Rasid, sang Koordinator APUDSI Papua Barat Daya, mengonfirmasi dukungan penuh dari para pemimpin daerah. Baik wali kota maupun bupati, semuanya memberikan rekomendasi langsung untuk pembentukan Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) di keenam wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Tito Karnavian Nyaris Lupa Menkeu dalam Rapat Satgas Bencana
Dasco Serahkan Kendali Penanganan Bencana Sumatera ke Tito
Pasca-Bencana Aceh, Empat Masalah Pokok Jadi Fokus Rapat Koordinasi
Program Beasiswa S1 Guru 2026: Pengalaman Mengajar Dikonversi Jadi SKS