Langit di atas Venezuela tiba-tiba jadi lebih berisiko bagi pesawat sipil. Pada Jumat (22/11), regulator penerbangan Amerika Serikat mengeluarkan peringatan khusus untuk wilayah udara negara itu.
Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) secara gamblang menyebut situasi keamanan yang memburuk dan peningkatan aktivitas militer sebagai alasan utama. Mereka meminta semua pesawat sipil untuk "berhati-hati".
"Ancaman-ancaman dapat menimbulkan risiko potensial bagi pesawat di semua ketinggian," bunyi peringatan resmi FAA, yang juga mencakup fase kedatangan, keberangkatan, bahkan pesawat yang masih berada di darat. Intinya, tidak ada fase penerbangan yang benar-benar aman.
Di sisi lain, langkah ini punya konteks yang lebih luas. AS baru saja mengerahkan kekuatan militer signifikan ke kawasan Karibia. Satu kapal induk lengkap dengan gugus tugasnya, ditambah sejumlah kapal perang dan jet tempur siluman, tiba-tiba memadati perairan.
Artikel Terkait
Tangsel Pastikan Sampah Tak ke TPA Bogor, Bakal Diolah Pabrik Kertas Swasta
NU dan Muhammadiyah Bantah Keterlibatan dalam Laporan terhadap Pandji Pragiwaksono
KPK Tetapkan Yaqut Tersangka, PBNU Tegaskan Ini Urusan Pribadi
Patung Liberty Tersembunyi di Pondok Cabe, Ternyata Cuma Sisa Produksi