Jakarta - Namanya Agista Saputri. Bocah pemulung dari Ciledug, Tangerang ini tiba-tiba jadi perbincangan hangat di media sosial. Yang bikin orang terharu, meski hidup serba kekurangan, dia sama sekali nggak mau mengemis. Dia punya cara lain untuk bertahan.
Setiap hari, Agista membantu orang tuanya mengumpulkan barang bekas. Tapi di sela-sela itu, dia juga rajin menggambar. Hasil karyanya itu lantas dia tawarkan ke warga sekitar di jalanan Ciledug. Sebuah upaya mandiri yang justru menyentuh banyak hati.
Ceritanya sampai ke telinga polisi. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, langsung tergerak. Dia mengutus Kapolsek Ciledug, Kompol Susida Aswida, untuk menjumpai Agista dan keluarganya.
Rumah petak di Kampung Parung Serab, Kelurahan Sudimara Selatan, itulah tempat Agista tinggal. Di sanalah bantuan diserahkan. Isinya beragam, mulai dari beras, sembako, sampai keperluan menggambar seperti crayon dan buku. Ada juga tali asih untuk meringankan beban keluarga.
Artikel Terkait
Perundingan Nuklir AS-Iran di Pakistan Gagal Lagi, Vance Soroti Penolakan Komitmen Jangka Panjang
Harga Emas Pegadaian Stagnan, UBS dan Galeri 24 Tak Berubah
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Kedua Pihak Pulang Tanpa Kesepakatan
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diamankan KPK dalam OTT