Potensi wilayah ini sebenarnya sangat menjanjikan. Mulai dari kekayaan laut, aneka sumber daya alam, hingga sektor pariwisata yang diusung oleh Raja Ampat yang sudah mendunia. Namun begitu, Ruslan menekankan bahwa potensi besar ini perlu diimbangi dengan kemampuan pengelolaan. Di sinilah peran pendampingan, khususnya dalam hal manajemen dan strategi pemasaran, menjadi kunci.
Di sisi lain, antusiasme ini juga disambut gembira dari tingkat pusat. Maulidan Isbar, selaku Ketua Umum MKN, tak menyangka semangat para pelaku usaha desa di Papua Barat Daya begitu tinggi untuk bergabung.
Jadi, semuanya sudah bergerak. Dukungan ada, niat menggebu. Tinggal menunggu aksi nyata untuk mengolah potensi yang tersebar dari Sorong hingga Raja Ampat itu.
Artikel Terkait
Prabowo: Dana Rp31,3 Triliun Hasil Penyelamatan Negara Dapat Perbaiki 34 Ribu Sekolah
Empat Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kembali Boleh Bermain di Belanda
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal AFF 2026, Ulangi Final 2024?
Satpam di Surabaya Bobol TK Tempatnya Bekerja, Curi Rp43 Juta