Potensi wilayah ini sebenarnya sangat menjanjikan. Mulai dari kekayaan laut, aneka sumber daya alam, hingga sektor pariwisata yang diusung oleh Raja Ampat yang sudah mendunia. Namun begitu, Ruslan menekankan bahwa potensi besar ini perlu diimbangi dengan kemampuan pengelolaan. Di sinilah peran pendampingan, khususnya dalam hal manajemen dan strategi pemasaran, menjadi kunci.
Di sisi lain, antusiasme ini juga disambut gembira dari tingkat pusat. Maulidan Isbar, selaku Ketua Umum MKN, tak menyangka semangat para pelaku usaha desa di Papua Barat Daya begitu tinggi untuk bergabung.
Jadi, semuanya sudah bergerak. Dukungan ada, niat menggebu. Tinggal menunggu aksi nyata untuk mengolah potensi yang tersebar dari Sorong hingga Raja Ampat itu.
Artikel Terkait
Tito Karnavian Nyaris Lupa Menkeu dalam Rapat Satgas Bencana
Dasco Serahkan Kendali Penanganan Bencana Sumatera ke Tito
Pasca-Bencana Aceh, Empat Masalah Pokok Jadi Fokus Rapat Koordinasi
Program Beasiswa S1 Guru 2026: Pengalaman Mengajar Dikonversi Jadi SKS