"Scan aja, walaupun tanpa ada logo (halal), scan aja namanya. AI, Artificial Intelligence, akan menerjemahkan itu menjadi code. Codenya akan dicocokkan dengan database yang ada di badan halal," jelas Haikal.
Dia bahkan memberi gambaran yang cukup hidup tentang bagaimana hasilnya nanti. Kalau produknya sudah bersertifikat halal, akan muncul tanda "kling kling kling, halal". Sebaliknya, jika belum terdaftar, yang keluar adalah "kling kling kling, belum halal".
Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan masyarakat tak perlu lagi bingung atau ragu saat memilih barang konsumsi. Langkah ini bisa dibilang sebagai terobosan untuk memastikan kehalalan sebuah produk bisa dicek oleh siapa saja, kapan saja.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Soroti Luka Gereja: Pintu Tak Boleh Tertutup bagi Korban
Ahli Geologi Turun Tangan Selidiki Lubang Ajaib di Sawah Pombatan
Banjir Setinggi Pinggang Rendam Tiga Desa di Probolinggo
Asap Mesin Penghancur Batu Tewaskan Empat Penambang di Badakhshan