Sekolah Rakyat: Jembatan Emas Keluar dari Jerat Kemiskinan

- Rabu, 19 November 2025 | 19:45 WIB
Sekolah Rakyat: Jembatan Emas Keluar dari Jerat Kemiskinan

Kurikulum Inovatif dan Pendekatan Personal

Sekolah Rakyat menerapkan kurikulum khusus dari Kemendikdasmen dengan pendekatan Multi Entry-Multi Exit dan individual approach. Model fleksibel ini memungkinkan siswa masuk kapan saja serta belajar sesuai kemampuan individu, tanpa terikat tahun ajaran seragam.

Setiap siswa menjalani DNA talent mapping untuk memetakan bakat dan potensi yang akan dikembangkan. Agus Jabo menekankan arahan bahwa anak-anak tidak hanya harus cerdas, tetapi juga memiliki karakter kuat dan keterampilan praktis.

Dukungan Sumber Daya Manusia dan Hilirisasi

Pendidikan anak dari beragam latar belakang membutuhkan pendampingan khusus. Sekolah Rakyat menyediakan tenaga pendidikan yang tidak hanya kompeten tetapi juga memiliki empati dalam membimbing siswa.

Kemensos melakukan kolaborasi strategis dengan BUMN, swasta, perguruan tinggi, dan kementerian terkait untuk menyiapkan jalur hilirisasi lulusan. Lulusan dapat memilih langsung bekerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi dengan dukungan penuh.

"Sekolah rakyat ini adalah jembatan bagi anak-anak itu untuk mewujudkan cita-citanya, kemudian mewujudkan apa yang menjadi harapan orang tua," pungkas Agus Jabo menutup dialog.

Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi anak, tetapi juga memberdayakan orang tua dan memperbaiki kondisi rumah sebagai bagian integral dari strategi pengentasan kemiskinan ekstrem.


Halaman:

Komentar