Bantah Afiliasi dengan PT Gag Nikel
Lebih lanjut, Bahlil Lahadalia secara khusus membantah tudingan yang menyatakan dirinya berafiliasi dengan PT Gag Nikel Arya Aditya. Perusahaan ini disebut melakukan kegiatan pertambangan nikel di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Bahlil menegaskan bahwa kegiatan PT GAG telah berlangsung berdasarkan kontrak karya sejak era tahun 70-an, dengan izin terbaru yang diterbitkan oleh bupati setempat pada tahun 2004. "Tahun itu saya belum jadi pejabat," jelasnya, menekankan bahwa dirinya belum menduduki jabatan negara saat izin tersebut dikeluarkan.
Pimpimpin Operasi Secara Langsung
Untuk memastikan transparansi dan menghilangkan segala bentuk kesalahpahaman, Bahlil berkomitmen untuk memimpin secara langsung operasi penertiban tambang ilegal di Papua Barat.
“Saya sendiri yang akan pimpin, supaya tidak ada dusta di antara kita,” pungkas Menteri ESDM tersebut, menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Pantai Mandala Ria Bulukumba: Pesona Alam dan Jejak Sejarah Operasi Mandala
Pemerintah Perpanjang Batas Lapor SPT Tahunan hingga 30 April 2026
Amran Serukan Kolaborasi Saudagar Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global
Puncak Arus Balik Lebaran, Penumpang Bandara Tembus 583 Ribu Orang