VIGO Tekad itu jelas: Real Madrid harus bangkit. Setelah dua kekalahan beruntun di La Liga, perjalanan ke markas Celta Vigo dini hari nanti sama sekali bukan piknik. Ini misi yang menuntut kerja keras, bahkan mungkin darah dan keringat.
Posisi Los Blancos kini tergeser ke peringkat dua, tertinggal empat poin dari Barcelona yang memimpin. Suasana di klub pastinya tidak nyaman. Di sisi lain, Celta Vigo justru sedang naik daun. Mereka menduduki posisi keenam dengan modal dua kemenangan beruntun, terakhir menaklukkan Girona. Momentum jelas ada di pihak mereka.
Bagi sang tuan rumah, laga ini lebih dari sekadar tiga poin. Ini tentang peluang mengokohkan diri di zona Eropa, sekaligus menguji sejauh mana level mereka. Hanya selisih tipis dengan Espanyol di bawahnya, kemenangan akan sangat berarti.
Pelatih Celta, Claudio Giraldez, tak menyembunyikan ambisi itu.
“Saya selalu bilang target kami 43 poin untuk bertahan. Nah, untuk mencapainya, kita harus mengalahkan Real Madrid di Balaídos, di depan suporter kita sendiri,” ujarnya seperti dikutip Marca.
“Pertandingan seperti ini bisa jadi tolok ukur. Setelah ini, baru kita bicara target lain. Kami tak berhenti bermimpi, tapi tetap sadar pekerjaan masih menumpuk,” tegas Giraldez.
Namun begitu, mimpi itu tak mudah diwujudkan. Catatan kandang Celta musim ini sebenarnya tak terlalu mentereng hanya empat kemenangan dari 13 laga. Mereka juga akan berhadapan dengan tim tamu yang punya rekor tandang terbaik di La Liga, dan pastinya masih kesal dengan kekalahan 0-2 di Bernabeu akhir tahun lalu.
Sejarah pun tidak berpihak. Los Blancos menang 2-1 di sini musim lalu, dan Celta belum pernah menang atas Madrid di kandang sendiri sejak sembilan tahun silam, tepatnya Mei 2014.
Meski statistik menguntungkan, pelatih Madrid Alvaro Arbeloa enggan berpuas diri.
“Ini akan jadi laga yang sangat sulit di Vigo. Dan kami harus memenangkannya, titik,” ucapnya dengan nada lugas di situs resmi klub.
Arbeloa juga menegaskan, perlombaan dengan Barcelona belum berakhir. “Masih ada 36 poin yang diperebutkan. Kami akan terus mengejar, dengan kesadaran bahwa performa harus jauh lebih baik,” tandasnya.
Sayangnya, jalan Madrid dipenuhi rintangan cedera. Kabar buruk baru saja datang: Rodrygo mengalami cedera lutut parah dan diprediksi absen hingga sepuluh bulan. Daftar pasien panjang itu juga masih dihuni nama-nama besar seperti Kylian Mbappe, Dani Ceballos, Jude Bellingham, dan Eder Militao. Belum lagi Franco Mastantuono yang terkena suspensi.
David Alaba dan Raul Asencio masih diragukan, sehingga Dean Huijsen kemungkinan besar akan diturunkan dari menit awal. Sedikit angin segar datang dari Eduardo Camavinga yang sudah kembali berlatih usai masalah gigi dan siap dimainkan.
Kubu Celta sedikit lebih lega dengan kembalinya Borja Iglesias. Striker andalan mereka yang sudah mengoleksi 14 gol musim ini siap kembali setelah menjalani hukuman skors. Tapi mereka tetap kehilangan Marcos Alonso, Carl Starfelt, dan Pablo Duran karena cedera. Ferran Jutgla dan Miguel Roman dipastikan siap turun.
Pertarungan di Balaídos nanti diprediksi akan sengit. Berikut kemungkinan susunan pemainnya:
Celta Vigo (3-4-3): Radu; Rodriguez, Aidoo, Dominguez; Mingueza, Roman, Moriba, Carreira; Jutgla, Iglesias, Alvarez.
Real Madrid (4-3-1-2): Courtois; Alexander-Arnold, Rudiger, Huijsen, Carreras; Valverde, Tchouameni, Camavinga; Guler; G Garcia, Vinicius.
Artikel Terkait
Lima Eks Atlet Bulu Tangkis Putri Indonesia Lanjutkan Karier dan Hidup di Luar Negeri
Persib Berpeluang Juara Hattrick, Tapi Jalur ke Puncak Masih Berliku
Manchester United Siapkan Tawaran €40 Juta untuk Prospek Muda Brasil Eduardo Conceição
Persib dan Borneo Siap Tempur di Enam Laga Penentu Gelar