Buronan KKB Tewas Ditembak Satgas di Puncak Jaya

- Selasa, 21 April 2026 | 17:50 WIB
Buronan KKB Tewas Ditembak Satgas di Puncak Jaya

JAKARTA – Operasi di wilayah pegunungan Papua kembali berlangsung tegas. Pada Senin (20/4/2026) lalu, Satgas Operasi Damai Cartenz menembak seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wuyuki, Puncak Jaya. Pelaku yang dikenal dengan inisial OE alias ME itu akhirnya tewas.

Menurut keterangan Kasatgas Humas, Kombes Pol Yusuf Sutejo, OE bukanlah nama baru. Dia adalah buronan yang diduga terlibat dalam penembakan mematikan terhadap Sertu Anumerta Ismunandar di Kampung Kulirik, Distrik Muara, pada Maret 2024 silam.

“Saat akan diamankan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,”

ujar Yusuf, Selasa (21/4).

Dia menambahkan, OE selama ini aktif dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di Puncak Jaya. Dalam baku tembak itu, pelaku terkena tembakan di bagian ketiak kanan, yang tembus hingga ke punggungnya.

Usai insiden, korban sempat dievakuasi ke RSUD Mulia. Upaya medis dilakukan, tapi nyawanya tak tertolong. OE dinyatakan meninggal sekitar pukul 17.30 WIT.

“Pelaku berhasil dilumpuhkan dan sempat mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan,”

jelas Yusuf.

Ada fakta menarik dari riwayat pelaku. Ternyata, OE pernah ditangkap sebelumnya pada November 2024. Namun, dia berhasil kabur di tengah keributan saat aparat fokus menangani konflik perang suku yang sedang memanas di daerah itu.

“Memang yang bersangkutan sebelumnya pernah diamankan, namun berhasil melarikan diri saat situasi penanganan konflik berlangsung. Ke depan, kami terus memperkuat pengamanan dan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang,”

ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Operasi Satgas, Irjen Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa operasi ini menunjukkan komitmen tegas aparat.

“Setiap pelaku tindak kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,”

tegas Faizal.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum jelas kebenarannya. Partisipasi masyarakat dengan memberikan informasi yang berguna kepada aparat keamanan sangat diharapkan.

Untuk saat ini, Satgas bersama jajaran di lapangan masih terus mengembangkan operasi. Mereka berusaha mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain di balik aksi-aksi kekerasan ini, sekaligus memastikan keamanan di Puncak Jaya tetap terkendali. Situasi di lapangan dilaporkan sudah kondusif, meski kewaspadaan tetap dijaga tinggi.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar