"Ditemukan beberapa bukti pendukung, yang tentunya ini sedang kami kumpulkan, ada tulisan, kemudian ada barang bukti serbuk yang diperkirakan bisa menimbulkan potensi terjadinya ledakan," jelas Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Utara
Peristiwa ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading pada Jumat (7/11) tersebut mengakibatkan 54 orang menjadi korban luka-luka. Kapolri juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini.
Meski mengalami kejadian traumatis, Kapolri mengungkapkan bahwa semangat para siswa untuk tetap bersekolah masih tinggi. "Tentunya juga sekali lagi kami menyampaikan keprihatinan mendalam, dan tentunya senang tadi pada saat berbicara dengan anak-anak kita, adik-adik, mereka masih semangat untuk tetap sekolah," tuturnya.
Kapolri menegaskan bahwa pihaknya akan merilis hasil penyelidikan secara resmi setelah seluruh proses investigasi dinyatakan lengkap dan komprehensif.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis Diwarnai Ribuan Pelanggaran, 1.030 Dapur Ditangguhkan
TAUD Kritik Penanganan Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Desak Pengadilan Sipil
PSHK Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diadili di Pengadilan Umum
Bahlil: 20 Proyek Hilirisasi Tahap Awal Sudah Mulai, Investasi Capai Rp239 Triliun