Reformasi Polri Prabowo Dinilai Gagal Sentuh Akar Masalah, Ini Penjelasannya
Setelah setahun menjabat, kebijakan terbaru mengenai reformasi Polri semakin menguatkan analisis bahwa Prabowo dinilai bukan tipe pemimpin yang berpikir strategis dan konseptual. Banyak pengamat yang menyoroti bahwa hampir setiap langkah dan kebijakannya terkesan sebagai pencitraan, mirip dengan gaya kepemimpinan sebelumnya.
Makna Reformasi yang Sebenarnya
Secara level, reformasi berada satu tingkat di bawah revolusi. Esensinya adalah membongkar dan menata ulang sistem dengan cara yang agak radikal. Reformasi Polri yang sesungguhnya semestinya dimulai dari mengganti orang-orang yang berada di jajaran puncak struktur institusi. Hal ini mengingatkan pada pepatah klasik, "ikan membusuk dimulai dari kepala".
Masalah Fundamental dalam Komposisi Tim Reformasi
Melakukan reformasi Polri dengan tetap mempertahankan pucuk pimpinan dan jajaran petingginya dinilai sebagai sebuah kemustahilan. Logikanya sederhana: bagaimana mungkin mereka yang menjadi bagian dari masalah, disuruh untuk menyelesaikan masalah itu sendiri?
Artikel Terkait
Pemerintah Genjot Biofuel dan Bioetanol untuk Kemandirian Energi
Timnas Indonesia Hadapi Ujian Berat Lawan Bulgaria di Final FIFA Series
Dugaan Nepotisme Warnai Usulan Penerima Bedah Rumah di Desa Nagauleng, Bone
Polemik 41 Dapur MBG di Sulsel: Aturan Dilanggar, Janji Penertiban Menguap