JK menduga kuat adanya rekayasa kepemilikan lahan yang melibatkan pihak tertentu. Ia secara spesifik menuding Lippo Group atau Lippo Karawaci, yang merupakan induk usaha dari PT GMTD, berada di balik praktik ini.
“Jadi itu kebohongan dan rekayasa [kepemilikan], itu permainan Lippo, itu ciri Lippo itu. Jadi jangan main-main di sini, di Makassar ini,” tegas JK dengan nada peringatan.
Peringatan JK Soal Praktik Mafia Tanah
JK mengingatkan seluruh masyarakat untuk mewaspadai dugaan praktik mafia tanah semacam ini, karena dapat sangat merugikan. Ia menegaskan bahwa PT Hadji Kalla akan melawan setiap upaya ketidakadilan yang terjadi.
“Kalau begini, nanti seluruh kota dia akan memainkan seperti itu, rampok seperti itu. Kalau Hadji Kalla ada yang mau main-main, apalagi sama rakyat lain,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, JK juga mengingatkan lembaga peradilan untuk bersikap adil dan tidak terpengaruh oleh permainan hukum. “Mau sampai ke mana pun, kita siap untuk melawan ketidakadilan, tidak kebenaran. Dan jangan juga, aparat pengadilan itu berlaku adillah dukung kebenaranlah, jangan dimainin,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja
Kedubes Iran Kunjungi Keluarga di Kampar yang Beri Nama Bayi Ali Khamenei