"Setelah melakukan hal-hal tersebut, mood langsung membaik dan perasaan menjadi lebih positif," ujarnya.
Nafisa juga menikmati healing di rumah dengan membuat scrapbook dan menulis cerita keseharian. "Menyusun foto, stiker, dan tulisan kecil tentang hari-hari saya sangat menyenangkan dan membangkitkan perasaan bahagia," tambahnya.
Dika (24) melakukan self care dengan menciptakan suasana kamar yang cozy sambil menonton film bertema ringan. Terkadang ia juga bermain gitar atau mendengarkan playlist lo-fi melalui speaker bluetooth.
"Speaker bluetooth menjadi barang wajib untuk self care saya. Dengan memutar musik chill lo-fi, suasana kamar menjadi lebih nyaman seperti healing low budget yang berfaedah," jelas Dika.
Tika (23) memilih healing dengan menciptakan pengalaman mandi yang relaxing. Ia menyalakan lilin aromaterapi dan memutar lagu slow sambil menggunakan body lotion dan masker setelah mandi.
"Hal-hal kecil seperti ini membuat saya merasa benar-benar dimanjakan dan sangat rileks," ungkap Tika.
Ingin berbagi cerita seru dengan ribuan teman baru? Bergabunglah dengan komunitas teman kumparan di kum.pr/temankumparan
Artikel Terkait
Ironi di Balik Ucapan Terima Kasih: Dosen Sibuk Mengecek Tunjangan, Bukan Membangun Peradaban
Pengeroyokan Guru di Jambi: Alarm Keras bagi Nalar dan Peradaban
Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran di Dekat Kapal Induk, Ketegangan Laut Arab Kembali Meningkat
Bahasa Isyarat: Ketika Diam Bicara dan Gerakan Menyair