Pernyataan komitmen ini disampaikan setelah Paiman menerima arahan langsung dari Jokowi dalam sebuah pertemuan silaturahmi yang digelar di kediaman Jokowi di Solo, pada Sabtu (1/11/2025). “Bapak Jokowi berpesan agar relawan tetap kompak, terus mendukung, dan mengawal kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran,” ungkapnya.
Paiman juga menekankan peran sentral relawan sebagai kekuatan politik utama Jokowi sejak Pilpres 2014 dan 2019, yang berjalan bersama dukungan partai politik. “Relawan Jokowi adalah penentu kemenangan di dua periode Pilpres. Kami Sedulur Jokowi bertekad untuk tetap bersama Jokowi dalam kondisi apapun,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Paiman juga mengingat kembali perjuangannya menghadapi berbagai tantangan, termasuk fitnah dan laporan hukum, saat membela Jokowi dan mendukung pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. “Saya tidak gentar meskipun dilaporkan ke polisi dan Bawaslu. Saya yakin Jokowi adalah orang baik dan mantan presiden yang berhasil memajukan Indonesia. Sehingga nama baik beliau harus dilindungi,” tegas Paiman.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan perubahan nama organisasi pasca kepemimpinan Jokowi, Paiman memastikan bahwa Relawan Sedulur Jokowi akan tetap ada dan tidak akan berganti nama. “Sedulur Jokowi tetap ada, tidak akan berganti nama. Kecuali nanti jika berubah menjadi partai politik, barulah akan menggunakan nama ‘Partai Sedulur Nusantara’,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Bripka Septian Gugur Saat Amankan Mudik di Pekalongan
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
Anggota DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Mulai 2026, Ingatkan Trauma Learning Loss
Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal