Megawati Ingatkan Kriteria Ketat Pemberian Gelar Pahlawan Nasional
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pemberian gelar pahlawan nasional. Gelar ini biasanya diberikan pemerintah setiap November bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
Dalam pernyataannya, Megawati menyatakan bahwa proses penganugerahan gelar pahlawan tidak boleh dilakukan sembarangan. Menurut Ketua Umum PDIP ini, setiap calon harus melalui penilaian mendalam terhadap latar belakang dan kontribusi sejarahnya.
Pernyataan Tegas Megawati Soekarnoputri
"Hati-hati kalau mau jadiin pahlawan itu jangan gampang dong. Kalau Bung Karno bener pahlawan karena saya berani bertanggung jawab," tegas Megawati dalam Seminar KAA di Blitar, seperti dikutip dari YouTube PDI Perjuangan, Minggu (2/11).
Megawati tampak emosional ketika mengungkapkan bagaimana Bung Karno merasa diasingkan tanpa proses pengadilan yang jelas. Ia mengungkapkan kekecewaannya atas perlakuan terhadap ayahnya tersebut.
Daftar Calon Pahlawan Nasional 2025
Saat ini, Dewan Gelar Pahlawan sedang memproses 40 nama calon penerima gelar pahlawan nasional. Daftar ini mencakup berbagai tokoh nasional, termasuk Presiden ke-2 RI Soeharto.
Usulan Baru Tahun 2025
- KH. Muhammad Yusuf Hasyim – Jawa Timur
- Demmatande – Sulawesi Barat
- KH. Abbas Abdul Jamil – Jawa Barat
- Marsinah – Jawa Timur
Usulan Tunda Tahun 2024
- Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatera Barat – Diusulkan tahun 2011
- Abdoel Moethalib Sangadji – Maluku – Diusulkan tahun 2023
- Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin – DKI Jakarta – Diusulkan tahun 2010
- Letnan Kolonel (Anumerta) Charlis Choesj Taulu – Sulawesi Utara – Diusulkan tahun 2023
- Mr. Gele Harun – Lampung – Diusulkan tahun 2023
- Letkol Moch. Sroedji – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2019
- Prof. Dr. Aloei Saboe – Gorontalo – Diusulkan tahun 2021
- Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2010
- Muhammad Marzuki – Riau – Diusulkan tahun 2022
- Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar – Aceh – Diusulkan tahun 2021
- Drs. Franciscus Xaverius Seda – Nusa Tenggara Timur – Diusulkan tahun 2012
- Andi Makkasau Parenrengi Lawawo – Sulawesi Selatan – Diusulkan tahun 2010
- Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara – Diusulkan tahun 2020
- Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma – Jawa Barat – Diusulkan tahun 2024
- K.H. Wasyid – Banten – Diusulkan tahun 2024
- Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2024
Usulan Memenuhi Syarat Diajukan Kembali (2011–2023)
- Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2021
- K.H. Abdurrahman Wahid – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2010
- H.M. Soeharto – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2010
- KH. Bisri Syansuri – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2020
- Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat – Diusulkan tahun 2012
- Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf – Sulawesi Selatan – Diusulkan tahun 2010
- H.B. Jassin – Gorontalo – Diusulkan tahun 2022
- Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat – Diusulkan tahun 2022
- Mr. Ali Sastroamidjojo – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2023
- dr. Kariadi – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2020
- R.M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2023
- Basoeki Probowinoto – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2023
- Raden Soeprapto – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2010
- Mochamad Moeffreni Moe'min – DKI Jakarta – Diusulkan tahun 2018
- KH. Sholeh Iskandar – Jawa Barat – Diusulkan tahun 2023
- Syekh Sulaiman Ar-Rasulu – Sumatera Barat – Diusulkan tahun 2022
- Zainal Abidin Syah – Maluku Utara – Diusulkan tahun 2021
- Professor Doktor Gerrit Augustinus Siwabessy – Maluku – Diusulkan tahun 2021
- Chatib Sulaiman – Sumatera Barat – Diusulkan tahun 2023
- Sayyid Idrus Bin Salim Al-Jufri – Sulawesi Tengah – Diusulkan tahun 2010
Proses seleksi gelar pahlawan nasional ini terus menjadi perhatian publik, terutama dengan adanya usulan nama-nama besar dalam sejarah Indonesia.
Artikel Terkait
Rem Blong Truk Pasir Picu Tabrakan Beruntun di Exit Tol Cilegon Timur
Presiden Prabowo Gelar Forum Dialog Bahas Arah Politik Luar Negeri
5 Februari dalam Catatan: Apollo 14 Mendarat di Bulan hingga Pemberontakan Kapal Belanda
Adies Kadir Segera Dilantik sebagai Hakim MK di Hadapan Presiden Prabowo