Megawati Tegaskan Kriteria Ketat Gelar Pahlawan Nasional, Soeharto Masuk Daftar Calon 2025

- Minggu, 02 November 2025 | 18:06 WIB
Megawati Tegaskan Kriteria Ketat Gelar Pahlawan Nasional, Soeharto Masuk Daftar Calon 2025

Megawati Ingatkan Kriteria Ketat Pemberian Gelar Pahlawan Nasional

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pemberian gelar pahlawan nasional. Gelar ini biasanya diberikan pemerintah setiap November bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Dalam pernyataannya, Megawati menyatakan bahwa proses penganugerahan gelar pahlawan tidak boleh dilakukan sembarangan. Menurut Ketua Umum PDIP ini, setiap calon harus melalui penilaian mendalam terhadap latar belakang dan kontribusi sejarahnya.

Pernyataan Tegas Megawati Soekarnoputri

"Hati-hati kalau mau jadiin pahlawan itu jangan gampang dong. Kalau Bung Karno bener pahlawan karena saya berani bertanggung jawab," tegas Megawati dalam Seminar KAA di Blitar, seperti dikutip dari YouTube PDI Perjuangan, Minggu (2/11).

Megawati tampak emosional ketika mengungkapkan bagaimana Bung Karno merasa diasingkan tanpa proses pengadilan yang jelas. Ia mengungkapkan kekecewaannya atas perlakuan terhadap ayahnya tersebut.

Daftar Calon Pahlawan Nasional 2025

Saat ini, Dewan Gelar Pahlawan sedang memproses 40 nama calon penerima gelar pahlawan nasional. Daftar ini mencakup berbagai tokoh nasional, termasuk Presiden ke-2 RI Soeharto.

Usulan Baru Tahun 2025

  1. KH. Muhammad Yusuf Hasyim – Jawa Timur
  2. Demmatande – Sulawesi Barat
  3. KH. Abbas Abdul Jamil – Jawa Barat
  4. Marsinah – Jawa Timur

Usulan Tunda Tahun 2024

  1. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatera Barat – Diusulkan tahun 2011
  2. Abdoel Moethalib Sangadji – Maluku – Diusulkan tahun 2023
  3. Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin – DKI Jakarta – Diusulkan tahun 2010
  4. Letnan Kolonel (Anumerta) Charlis Choesj Taulu – Sulawesi Utara – Diusulkan tahun 2023
  5. Mr. Gele Harun – Lampung – Diusulkan tahun 2023
  6. Letkol Moch. Sroedji – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2019
  7. Prof. Dr. Aloei Saboe – Gorontalo – Diusulkan tahun 2021
  8. Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2010
  9. Muhammad Marzuki – Riau – Diusulkan tahun 2022
  10. Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar – Aceh – Diusulkan tahun 2021
  11. Drs. Franciscus Xaverius Seda – Nusa Tenggara Timur – Diusulkan tahun 2012
  12. Andi Makkasau Parenrengi Lawawo – Sulawesi Selatan – Diusulkan tahun 2010
  13. Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara – Diusulkan tahun 2020
  14. Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma – Jawa Barat – Diusulkan tahun 2024
  15. K.H. Wasyid – Banten – Diusulkan tahun 2024
  16. Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2024

Usulan Memenuhi Syarat Diajukan Kembali (2011–2023)

  1. Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2021
  2. K.H. Abdurrahman Wahid – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2010
  3. H.M. Soeharto – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2010
  4. KH. Bisri Syansuri – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2020
  5. Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat – Diusulkan tahun 2012
  6. Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf – Sulawesi Selatan – Diusulkan tahun 2010
  7. H.B. Jassin – Gorontalo – Diusulkan tahun 2022
  8. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat – Diusulkan tahun 2022
  9. Mr. Ali Sastroamidjojo – Jawa Timur – Diusulkan tahun 2023
  10. dr. Kariadi – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2020
  11. R.M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2023
  12. Basoeki Probowinoto – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2023
  13. Raden Soeprapto – Jawa Tengah – Diusulkan tahun 2010
  14. Mochamad Moeffreni Moe'min – DKI Jakarta – Diusulkan tahun 2018
  15. KH. Sholeh Iskandar – Jawa Barat – Diusulkan tahun 2023
  16. Syekh Sulaiman Ar-Rasulu – Sumatera Barat – Diusulkan tahun 2022
  17. Zainal Abidin Syah – Maluku Utara – Diusulkan tahun 2021
  18. Professor Doktor Gerrit Augustinus Siwabessy – Maluku – Diusulkan tahun 2021
  19. Chatib Sulaiman – Sumatera Barat – Diusulkan tahun 2023
  20. Sayyid Idrus Bin Salim Al-Jufri – Sulawesi Tengah – Diusulkan tahun 2010

Proses seleksi gelar pahlawan nasional ini terus menjadi perhatian publik, terutama dengan adanya usulan nama-nama besar dalam sejarah Indonesia.

Komentar