Pasar saham Indonesia diprediksi akan mengalami tekanan ringan pada perdagangan Jumat ini. Setelah sempat ditutup menguat 0,16 persen di level 8.419,92 kemarin, IHSG berpotensi terkoreksi terbatas. Yang menarik, investor asing justru mencatatkan net buy senilai Rp1,09 triliun di sesi sebelumnya.
Lima saham jadi favorit asing: BMRI, WIFI, BBCA, BBRI, dan CUAN. Aktivitas beli mereka cukup signifikan, menunjukkan minat yang bertahan di beberapa emiten besar.
Menurut Fanny Suhermen, Head of Retail Research BNI Sekuritas, IHSG hari ini kemungkinan bergerak melemah tapi tidak drastis. "Support diperkirakan ada di kisaran 8.360-8.400, sementara resistance di 8.440-8.460," ujarnya.
Fanny juga memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk trading hari ini. Pilihannya antara lain BBNI, BRMS, EMTK, CDIA, SCMA, dan GZCO.
Untuk BBNI, ia menyarankan beli di area Rp4.440-Rp4.460. Cut loss di bawah Rp4.400, dengan target pertama di Rp4.500-Rp4.520.
Sementara BRMS bisa dibeli di Rp945-Rp950. Jika harga tembus di bawah Rp935, segera cut loss. Targetnya Rp970-Rp990.
EMTK masuk dalam radar dengan area beli di Rp1.160. Cut loss ketat di Rp1.150, target Rp1.180-Rp1.200.
CDIA disebut menarik untuk spekulasi. Area beli Rp1.805-Rp1.815, cut loss Rp1.800, target Rp1.830-Rp1.850.
SCMA juga tak kalah menarik. Bisa dibeli di Rp358-Rp360, dengan cut loss Rp356. Target dekatnya Rp366-Rp370.
Terakhir, GZCO. Rekomendasi beli di Rp306-Rp312, cut loss Rp304, dan target di Rp316-Rp326.
Nah, para investor tampaknya perlu memantau pergerakan ini dengan saksama. Meski ada sentimen koreksi, peluang cuan masih terbuka lebar jika jeli memilih saham.
Artikel Terkait
Harga Tembaga Melonjak ke Level Tertinggi Dua Pekan Dipicu Ketidakpastian Tarif AS dan Pasokan Mengetat
PACK Pastikan Regulasi Ekspor Baru Tak Ganggu Kinerja Perusahaan
IHSG Ditutup Menguat 1,49 Persen ke Level 6.218,86 pada Sesi Pertama Perdagangan
45 Emiten Jadwalkan Pembagian Dividen pada Juni 2026, INTP Tertinggi Rp468 per Saham