Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Jumlah Siswa Baru di SMA Swasta hingga 50 Persen

- Selasa, 02 Juni 2026 | 18:15 WIB
Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Jumlah Siswa Baru di SMA Swasta hingga 50 Persen

Program Sekolah Gratis (PSG) yang digulirkan Pemerintah Provinsi Banten dinilai berhasil mendongkrak minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah atas swasta. Gubernur Banten Andra Soni menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk menyetarakan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat di wilayahnya.

Pada Selasa (2/6/2026), Andra Soni mengunjungi SMA PGRI 56 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, untuk meninjau langsung proses penyaluran program tersebut di sekolah swasta. Kunjungan itu dilakukan guna memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran dan berjalan sesuai harapan.

Kepala SMA PGRI 56 Ciputat, Buyung Tarmidzi, mengungkapkan bahwa kehadiran PSG secara signifikan meningkatkan jumlah pendaftar di sekolahnya. Sebelum program ini berjalan, jumlah siswa baru yang mendaftar hanya sekitar 60 orang. Namun, setelah PSG diterapkan pada tahun ajaran lalu, angka tersebut melonjak menjadi 90 siswa untuk kelas X.

“Sebelum adanya program itu, jumlah siswa yang mendaftar di sini lebih sedikit, di angka 60 siswa. Namun, setelah adanya PSG tahun lalu, jumlahnya meningkat menjadi 90 siswa untuk kelas X. Total siswa kami saat ini, termasuk kelas XI, mencapai 146 orang,” kata Buyung.

Menurut Buyung, tambahan siswa tersebut merupakan limpahan dari calon peserta didik yang tidak tertampung di SMAN 1 dan SMAN 5 Ciputat. Ia optimistis bahwa pengembangan PSG pada tahun kedua yang kini menyasar kelas XI akan memotivasi para tenaga pendidik untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam mengajar.

“Sehingga kualitas sekolah swasta ke depan akan setara dengan sekolah negeri,” pungkasnya.

Sementara itu, Andra Soni menjelaskan bahwa melalui program ini, sekolah swasta tidak lagi menghadapi kendala terkait kuota siswa dan biaya iuran. Sekolah-sekolah yang telah bekerja sama dengan pemerintah provinsi mendapatkan kepastian pembiayaan dari APBD Banten.

Di sisi lain, bertambahnya jumlah siswa secara otomatis akan meningkatkan jumlah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima oleh masing-masing sekolah. Andra berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendidikan.

“Termasuk juga untuk meningkatkan kesejahteraan para gurunya,” imbuh Andra.

Andra menegaskan bahwa Program Sekolah Gratis merupakan wujud nyata komitmen Pemprov Banten dalam memberikan layanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata. Ia menyadari bahwa pendidikan adalah kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah demi mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

“Program Sekolah Gratis ini hadir untuk memberikan pelayanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi masyarakat Banten,” ujarnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar