Prabowo Buka Investasi Asing dengan Syarat Mutlak: Patuh Aturan dan Hilirisasi

- Minggu, 22 Maret 2026 | 19:15 WIB
Prabowo Buka Investasi Asing dengan Syarat Mutlak: Patuh Aturan dan Hilirisasi

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan sikapnya soal investasi asing. Khususnya dengan Amerika Serikat, pintu kerja sama terbuka lebar. Tapi, ada satu syarat mutlak: semuanya harus mengikuti kepentingan nasional Indonesia. Tak ada pengecualian.

Meski sedang membahas perjanjian tarif dengan AS, Prabowo menekankan bahwa setiap investor yang masuk wajib patuh pada aturan di sini. Hal ini terutama berlaku untuk pengelolaan sumber daya alam, yang menjadi isu sensitif.

“Soal critical mineral. Saya sudah katakan, kita terbuka. But everything at market price. At economic price,” ujar Presiden dalam sebuah wawancara, Minggu (22/3/2026).

Pernyataan itu sekaligus menegaskan prinsip dasar pemerintah: harga pasar internasional adalah patokan. Indonesia, kata dia, tidak menutup akses bagi pihak asing. Asal mereka mau mengikuti ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, keterlibatan asing di sektor pertambangan kita sebenarnya sudah biasa. Pemerintah sudah lama memberikan izin operasi. Dia mencontohkan Freeport, yang disebutnya telah menjadi penyumbang pendapatan negara yang sangat signifikan.

“Jadi kalau dia mau ikut (aturan), kita izin kan mereka mining di Freeport. Sudah berapa puluh tahun. Freeport sekarang menghasilkan salah satu revenue kita yang paling besar. Kita izin kan,” tegas Prabowo.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar