Analis Intelijen Sarankan Prabowo Hindari Kongres III Projo, Ini Risiko Politisasinya
Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah memberikan pandangan strategis mengenai kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Kongres III Projo yang akan datang. Menurut analisisnya, kehadiran presiden justru berpotensi dimanfaatkan secara politis oleh kelompok relawan tersebut.
Potensi Politisasi Dukungan Presiden
Amir Hamzah menjelaskan bahwa kehadiran Prabowo dapat dipolitisasi Projo untuk membangun citra seolah masih mendapatkan restu dan dukungan langsung dari orang nomor satu di Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam keterangan pers pada Kamis (30/10/2025).
Analisis Intelijen: Manfaat Kecil, Risiko Besar
Dari perspektif intelijen, Amir menganalisis bahwa menghadiri kegiatan organisasi massa yang berafiliasi dengan pemerintahan sebelumnya perlu pertimbangan matang. Dalam konteks ini, manfaat strategis kehadiran Prabowo dinilai kecil sementara risiko politiknya justru besar.
"Kehadiran bisa menimbulkan kesan Prabowo sedang mencari legitimasi dari jaringan lama yang sudah kehilangan relevansi politik pasca-pemilu," tegas Amir.
Artikel Terkait
Menerima Diri di Awal Tahun: Antara New Me dan Kelelahan yang Tak Terucap
Beijing Hukum Mati Bos Mafia Myanmar, Sinyal Keras untuk Pelaku Penipuan Lintas Batas
AS Cabut Staf Non-Darurat dari Niger Usai Serangan ISIS di Bandara Niamey
Siklus Keracunan MBG: Klarifikasi, Maaf, dan Janji yang Tak Pernah Tuntas