Trump Tunjuk Calon Hawkish, Wall Street Langsung Berdarah

- Jumat, 30 Januari 2026 | 23:15 WIB
Trump Tunjuk Calon Hawkish, Wall Street Langsung Berdarah

Wall Street bukannya meroket, malah melemah di awal sesi Jumat (30/1/2026). Sentimen pasar langsung berubah setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan calonnya untuk pucuk pimpinan Federal Reserve: Kevin Warsh, mantan Gubernur The Fed itu.

Nah, nama itu langsung jadi perbincangan hangat. Pelaku pasar kini sibuk mencermati, kira-kira arah kebijakan moneter AS bakal seperti apa nanti kalau Warsh yang memegang kendali.

Menurut sejumlah saksi di lantai bursa, ada ketidakpastian yang jelas terasa. Dow Jones Industrial Average langsung anjlok 146,89 poin (0,32%) ke level 48.912,80. Indeks S&P 500 ikut terperosok 23,24 poin (0,33%) ke 6.945,77. Sementara Nasdaq Composite tak ketinggalan, turun 107,88 poin atau 0,43% ke posisi 23.577,24.

Ipek Ozkardeskaya, analis senior Swissquote Bank, punya pandangannya sendiri.

"Ada sentimen hawkish yang cukup kuat di pasar setelah munculnya nama Kevin Warsh," ujarnya. "Dia dipandang kurang dovish dibanding banyak kandidat lain dan diperkirakan mendukung lebih sedikit pemangkasan suku bunga."

Memang, investor menilai Warsh cenderung pro suku bunga rendah. Tapi jangan harap dia akan melakukan pelonggaran moneter secara agresif seperti yang mungkin dilakukan kandidat lain. Satu hal lagi, penunjukan ini belum final masih harus dapat lampu hijau dari Senat AS.

Di sisi lain, data ekonomi yang dirilis hari ini juga bikin was-was. Harga produsen pada Desember ternyata naik lebih tinggi dari perkiraan. Ini sinyal bahwa inflasi berpotensi menguat lagi dalam beberapa bulan ke depan, yang tentu saja mempersulit tugas bank sentral manapun.


Halaman:

Komentar