Trump Tunjuk Calon Hawkish, Wall Street Langsung Berdarah

- Jumat, 30 Januari 2026 | 23:15 WIB
Trump Tunjuk Calon Hawkish, Wall Street Langsung Berdarah

Meski begitu, investor masih punya harapan. Mereka memprediksi setidaknya akan ada dua kali pemotongan suku bunga, masing-masing 25 basis poin, hingga akhir 2026. Ingat, The Fed baru saja menahan suku bunga pekan ini, menghentikan sementara siklus pelonggaran yang selama ini jadi penyangga utama pasar saham.

Sebenarnya, kondisi Wall Street belakangan ini sudah mulai membaik. Mereka hampir pulih dari tekanan jual yang sempat dipicu rencana kontroversial Trump untuk mengakuisisi Greenland, plus laporan laba kuartal IV yang beragam. Yang menarik, tren perdagangan saham berbasis AI yang semakin padat justru memicu rotasi dana. Uang mengalir ke saham-saham berkapitalisasi kecil dan sektor-sektor yang sebelumnya kurang dilirik.

Buktinya? Indeks Russell 2000 berpeluang tutup bulan ini dengan kenaikan hampir 7 persen. Indeks S&P 600 juga diperkirakan naik lebih dari 6 persen. Bandingkan dengan S&P 500 dan Nasdaq yang masing-masing cuma naik sedikit di atas 1,8 persen. Dow Jones sendiri sedang mengejar rekor: berpeluang mencetak kenaikan bulanan selama sembilan bulan berturut-turut, sesuatu yang terakhir terjadi tahun 2018.

Soal kinerja perusahaan, data dari LSEG per Kamis menunjukkan hasil yang cukup solid. Dari 133 perusahaan di S&P 500 yang sudah melaporkan, sekitar 74 persennya berhasil melampaui ekspektasi analis.

Ada juga gerakan individual yang mencolok. Saham Verizon melesat 5,2 persen setelah mereka memproyeksikan laba tahunan yang positif. Sebaliknya, saham American Express malah turun 2,2 persen meski perkiraan laba tahunannya disebutkan berada di atas ekspektasi Wall Street. Mungkin pasar sudah menghargainya lebih dulu.

Sektor lain yang hari ini terpuruk adalah pertambangan logam mulia. Saham-saham perusahaan tambang emas dan perak yang tercatat di AS rata-rata merosot. Penyebabnya langsung jelas: harga emas dunia terjun lebih dari 5 persen, sementara perak bahkan anjlok sampai 11 persen. Hari yang berat bagi para penambang.


Halaman:

Komentar