Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Buyback Ikut Melemah

- Selasa, 17 Maret 2026 | 09:50 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Buyback Ikut Melemah

Harga emas Antam melanjutkan tren penurunannya di hari Selasa, 17 Maret 2026. Kali ini, logam mulia itu kembali melemah sebesar Rp4.000. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harganya kini dibanderol mulai dari Rp1.544.000.

Tak cuma harga jual, nilai buyback-nya pun ikut merosot. Bagi yang ingin menjual kembali emas batangan, harga yang ditawarkan PT Antam juga turun senilai Rp4.000, menjadi Rp2.740.000 per gram.

Menurut informasi dari Butik Emas Logam Mulia di Setiabudi One, Jakarta Selatan, harga-harga ini berlaku untuk pengambilan langsung di lokasi. Namun begitu, kalau cek ke situs resminya, stok untuk beberapa jenis emas ternyata masih kosong. Jadi, lebih baik konfirmasi dulu sebelum datang.

Di sisi lain, ada kabar baik soal pajak. Saat ini, transaksi emas Antam tidak dikenai PPN, merujuk pada PP No.49 Tahun 2022. Artinya, perhitungan harga akhir jadi lebih sederhana tanpa tambahan pajak pertambahan nilai.

Meski begitu, tetap ada pemotongan PPh 22 sebesar 0,25 persen, sesuai aturan dalam PMK Nomor 48 tahun 2023. Nantinya, bukti potong pajaknya akan diterbitkan langsung oleh PT Antam selaku penjual.

Nah, buat Anda yang penasaran dengan rincian lengkapnya, berikut daftar harga emas Antam per hari ini:

  • Emas 0,5 gram: Rp1.544.000
  • Emas 1 gram: Rp2.988.000
  • Emas 2 gram: Rp5.926.000
  • Emas 3 gram: Rp8.871.000
  • Emas 5 gram: Rp14.755.000
  • Emas 10 gram: Rp29.430.000
  • Emas 25 gram: Rp73.410.000
  • Emas 50 gram: Rp146.655.000
  • Emas 100 gram: Rp293.160.000
  • Emas 250 gram: Rp732.590.000
  • Emas 500 gram: Rp1.464.900.000
  • Emas 1.000 gram: Rp2.928.600.000

Pergerakan harga ini patut dicermati, terutama dengan momen Lebaran yang sudah di depan mata. Biasanya, permintaan melonjak, tapi kali ini harganya justru turun. Menarik untuk dilihat ke mana arahnya dalam beberapa hari ke depan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar