Di tengah malam yang sepi di KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, suasana justru ramai oleh aktivitas posko terpadu. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, baru saja memberikan update terbaru soal Operasi Ketupat 2026. Intinya? Arus lalu lintas masih bisa dikatakan terkendali, meski gelombang pemudik sudah mulai terasa.
Pernyataan itu disampaikannya usai meninjau lokasi, didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan dan sejumlah perwakilan terkait. “Kemarin saya sudah datang ke sini,” ujar Irjen Agus, mengawali penjelasannya.
“Pak Dirlantas sudah memaparkan inovasi dari Jawa Barat, termasuk soal rayonisasi untuk penanganan Kamseltibcarlantas. Alhamdulillah, sampai detik ini kondisinya masih terkendali.”
Menurut data yang dihimpun hingga Senin malam itu, baru sekitar 28 persen atau setara satu juta kendaraan yang telah keluar dari Jakarta menuju Trans Jawa dan Sumatera. Angka itu masih terhitung kecil.
“Artinya, masih ada sisa sekitar 72 persen yang akan kita bagi-bagi penataannya hingga hari H nanti,” jelasnya. Prediksi puncak arus dipastikan bakal terjadi pada 18 Maret mendatang. Yang menarik, hingga saat ini Polri belum merasa perlu menerapkan contraflow. Alasannya sederhana: arus masih lancar.
Di sisi lain, pengawasan puncak ternyata dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dua hari sebelumnya, Sang Kapolri sudah blusukan ke terminal dan stasiun di Jawa Timur. Senin paginya, ia melanjutkan peninjauan ke wilayah Jawa Tengah.
Bagi Irjen Agus, Operasi Ketupat ini bukan cuma soal mengatur lalu lintas semata. Lebih dari itu, ini adalah operasi kemanusiaan. “Negara wajib menjamin momentum sosial dan spiritual ini. Kita harus pastikan perjalanan mereka pulang kampung aman dan selamat,” tegasnya.
Angka Kecelakaan Menyusut Tajam
Ada kabar menggembirakan dari data fatalitas kecelakaan. Secara nasional, angka korban jiwa ternyata turun drastis, mencapai 23,5 persen. Pencapaian lebih fantastis bahkan ditorehkan Jawa Barat, dengan penurunan hingga 90 persen berdasarkan laporan sebelumnya.
“Tolong nanti di-update datanya, karena ini akan menyumbang ke angka nasional,” pesan Kakorlantas kepada jajaran Polda Jabar.
Soal kondisi penyeberangan, Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan sudah kondusif setelah dievaluasi. Kolaborasi dengan berbagai pihak berhasil meredakan kemacetan. Sementara itu, kemacetan panjang di jalur Palembang-Jambi yang disebabkan truk patah as akhirnya berhasil diurai oleh petugas di lapangan.
Menutup briefing tengah malam itu, Irjen Agus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk jajaran Polda Jabar yang berjaga di posko. Tak lupa, seluruh anggota Polantas dan stakeholder yang bekerja keras di lapangan juga ia puji.
Semua itu demi mewujudkan tagline mudik tahun ini: ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’.
“Tugas di lapangan ini adalah amanah,” ingatnya. Suaranya berwibawa di tengah gemuruh kendaraan yang lalu-lalang.
“Tugas adalah kehormatan. Kita tidak boleh lelah, tidak boleh capek. Negara harus hadir, dan kita yang menjamin Operasi Ketupat ini tetap terkendali.”
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi