Ribuan Pejabat Serbu Sentul, Warga Diminta Waspadai Macet

- Jumat, 30 Januari 2026 | 23:30 WIB
Ribuan Pejabat Serbu Sentul, Warga Diminta Waspadai Macet

Senin depan, tepatnya tanggal 2 Februari 2026, kawasan Sentul, Bogor, bakal ramai sekali. Pasalnya, Sentul International Convention Center (SICC) akan menjadi tuan rumah Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah. Acara besar ini nantinya dihadiri ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, sudah mengingatkan soal kemungkinan macet. Bayangkan saja, ada sekitar 4.473 orang yang datang mulai dari pejabat pusat sampai kepala daerah. Wajar kalau volume kendaraan di jalan-jalan menuju Sentul diprediksi bakal naik signifikan.

“Kemendagri telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Bogor untuk memastikan pengaturan lalu lintas agar meminimalisir terjadinya kemacetan,” ujar Bima.

Nah, untuk mengatasi hal itu, persiapan sudah dilakukan. Kemendagri bersama Pemkab Bogor dan instansi terkait lainnya sudah menyiapkan skenario pengaturan lalu lintas. Intinya sih, agar arus kendaraan tetap lancar dan masyarakat nggak terlalu terganggu.

Menurut Bima, koordinasi lintas instansi digenjot supaya dampak kemacetannya bisa ditekan. Caranya gimana? Ya dengan menambah personel di lapangan.

“[Akan ada] penambahan-penambahan personel, baik personel dari kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun Dishub (Dinas Perhubungan) [di titik-titik tertentu],” kata dia.

Meski berbagai langkah sudah disiapkan, Bima mengakui bahwa gangguan buat warga sekitar mungkin nggak bisa dihindari seratus persen. Aktivitas warga berpotensi terdampak. Soal itu, pemerintah secara terbuka meminta maaf.

“Kami memohon maaf [kepada warga yang mungkin terdampak] dan agar warga bisa menyesuaikan waktu dan rute perjalanan selama kegiatan berlangsung,” tuturnya.

Jadi, buat Anda yang punya agenda melintas ke daerah Sentul sekitar tanggal itu, ada baiknya mempertimbangkan waktu dan rute alternatif. Rakornas ini sendiri sebenarnya forum penting untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah. Tapi, di sisi lain, kenyamanan warga sehari-hari juga berusaha dijaga sebaik mungkin.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler