MOROWALI, suaramerdeka-banyumas.com-Polisi mengumumkan penambahan korban meninggal dunia akibat ledakan tungku smelter di PT ITSS, Morowali menjadi 18 jiwa.
Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, menyatakan bahwa jumlah korban meninggal saat ini telah mencapai 18 orang.
"Sejak kemarin, jumlah korban meninggal bertambah satu pada siang hari, satu pada sore hari, satu pada malam hari, dan satu pada tengah malam," ungkap Kapolres Suprianto pada Selasa, 26 Desember 2023 sebagaimana dikutip laman Tribrata Polri.
Baca Juga: Libur Nataru, Segarkan Pikiran dengan Menikmati Keindahan Alam di Curug Bayan
Dari jumlah tersebut, delapan tenaga kerja asing (TKA) dan sepuluh pekerja Indonesia tercatat sebagai korban meninggal dunia.
Artikel Terkait
Brimob Tembak Warga di Tambang Ilegal Bombana, Empat Personel Diperiksa Propam
Iran Padamkan Internet, Tuding AS dan Israel Picu Kerusuhan dari Aksi Damai
Dentuman Kembali di Aleppo, 22 Nyawa Melayang dalam Bentrokan
Gaji Dua Digit: Simbol Prestasi atau Jerat Kecemasan?