- 186,7 ton ganja
- 9,2 ton sabu
- 1,9 ton tembakau gorila
- 2,1 juta butir ekstasi
- 13,1 juta butir obat keras
- 27,9 kg ketamin
- 34,5 kg kokain
- 6,8 kg heroin
- 5,5 kg THC
- 18 liter etomidate
- 132,9 kg hashish
- 1,4 juta butir happy five
- 39,7 kg happy water
Pemusnahan ini disebut menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
Dukungan Menuju Indonesia Emas 2045
Polri berkomitmen penuh mendukung pemerintah dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045. Selain penindakan, upaya pencegahan juga dilakukan secara intensif, termasuk dengan mentransformasi Kampung Narkoba. Saat ini, Polri telah mengidentifikasi 228 Kampung Narkoba di seluruh Indonesia, dimana 118 di antaranya telah berhasil diubah menjadi Kampung Bebas Dari Narkoba.
Jenderal Sigit juga melaporkan bahwa saat ini terdapat 615 lembaga rehabilitasi di seluruh Indonesia, terdiri dari 393 rehabilitasi medis dan 222 rehabilitasi sosial, untuk menangani korban penyalahgunaan narkoba.
Sebanyak 212,7 ton barang bukti telah dimusnahkan sesuai ketentuan Undang-Undang Narkotika, sementara sisanya sebanyak 2,1 ton akan dimusnahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Acara pemusnahan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Kepala BNN Dadan Hindayana, yang menegaskan komitmen bersama dalam memerangi narkoba di Indonesia.
Artikel Terkait
PSSI Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series, Klok dan Egy Tak Masuk
Kakak Ipar Ancam Pakai Parang, Korban Tewas Jatuh Saat Kabur di Makassar
Wali Kota Makassar Ajak Warga Pererat Silaturahmi di Idul Fitri
Menteri Amran Gelar Open House dan Ziarah Keluarga di Kampung Halaman Bone