Mobil ambulans itu akhirnya tiba juga. Sekitar pukul setengah tujuh sore, peti jenazah Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen (Purn) Salim S. Mengga, dibawa masuk ke rumah duka di kediaman anaknya, kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Suasana haru langsung terasa, menusuk di antara kerumunan keluarga dan kerabat yang telah menunggu.
Peti itu ditutup kain merah putih. Dari balik kaca mobil, terlihat karangan bunga sudah berjejer di depan rumah. Ada yang dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sampai Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Rencananya, besok Minggu (1/2), almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Mengenang Sang Jenderal
Salim S. Mengga mengembuskan napas terakhirnya di RS Siloam Makassar, Sabtu (31/1) lalu. Ia bukan hanya seorang wagub. Jauh sebelum itu, namanya dikenal sebagai perwira tinggi TNI. Alumni AKABRI 1974 ini satu angkatan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.
Artikel Terkait
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade
Lantai Kayu Tua Ambruk, Rombongan SD Terjatuh 4 Meter di Tangsi Belanda
Bencana Ekologis: Ujian Terberat Kedaulatan di Era Modern