Karier militernya dimulai dari posisi yang cukup dasar: Komandan Peleton Detasemen Kavaleri Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin, dari 1975. Perjalanan panjang itu berpuncak saat ia memimpin sebagai Pangdam XV/Pattimura, sekitar tahun 2005 hingga 2006.
Setelah pensiun, dunia politik rupanya memanggil. Ia bergabung dengan Partai Demokrat dan duduk sebagai anggota DPR RI untuk periode 2009-2014. Tak berhenti di sana, Salim beberapa kali mencoba peruntungan di Pilkada.
Usahanya akhirnya berbuah pada Pilgub 2024 lalu. Berpasangan dengan Suhardi Duka, mereka berhasil meraih 46,18 persen suara. Kemenangan itu mengantarnya ke kursi wagub. Tak lama setelah dilantik oleh Prabowo pada 20 Februari 2025, takdir berkata lain. Ia harus pergi untuk selamanya.
Artikel Terkait
Prasetyo Bantah Isu Pertemuan Prabowo dengan Oposisi
Restoran Keluarga dan Luka Masa Lalu: Kisah Cinta Kedua di Predestined Love
Malam Haru di Cilandak, Sjafrie Sjamsoeddin Berduka untuk Sahabat Seangkatan
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi