MANCHESTER Rasanya lega luar biasa. Itulah kira-kira yang dirasakan Álvaro Arbeloa setelah berhasil membawa Real Madrid melangkah lebih jauh, mengakhiri perjalanan Manchester City besutan Pep Guardiola di babak 16 besar Liga Champions.
Mengalahkan tim sekaliber City, apalagi di markas mereka, jelas bukan hal sepele. Arbeloa sendiri mengakuinya usai laga. “Saya sangat senang,” ujarnya kepada Amazon Prime, dengan nada masih terbawa euforia. “Mengalahkan Man City di kandang sendiri? Semua orang paham betapa sulitnya pencapaian itu.”
“Skor akhir 5-1 mungkin terlihat mudah, tapi percayalah, melawan tim sehebat mereka dengan pelatih sekelas Pep, itu perjuangan berat. Jadi ya, perasaan saya sekarang sungguh senang.”
Di sisi lain, sang pelatih juga buka-bukaan soal taktik yang dijalankan. Ia tahu betul City akan menyerang habis-habisan sejak menit awal. Tekanan itu memang datang, namun situasi berubah drastis menjelang tengah babak pertama.
“Kami memperkirakan mereka akan menekan tinggi dan mencari gol cepat dalam 15- 20 menit pertama. Mungkin kami agak kesulitan menguasai bola saat itu,” akunya.
“Tapi setelah penalti dan kartu merah untuk Bernardo Silva di menit ke-22, permainan berubah. Momentum itu yang kami butuhkan. Segalanya jadi sedikit lebih terkendali untuk kami.”
Pertandingan hari ini sendiri berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Madrid. Namun yang terpenting, agregat 5-1 mengantarkan raksasa Spanyol itu ke babak perempat final dengan cara yang cukup meyakinkan. Laga yang berliku, tapi hasilnya memuaskan.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares